Kemenhub dan Kemenag Tinjau Rest Area Pemudik di Karawang, Pastikan Fasilitas Aman dan Nyaman Jelang Mudik 2026

Header Menu


Kemenhub dan Kemenag Tinjau Rest Area Pemudik di Karawang, Pastikan Fasilitas Aman dan Nyaman Jelang Mudik 2026

13 Feb 2026

Karawang — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang meninjau kesiapan fasilitas tempat istirahat bagi para pemudik di Masjid Jami An-Nur, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Jumat (13/2/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana yang disediakan memenuhi standar keamanan, kenyamanan, serta kelayakan, khususnya menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.


Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melintasi wilayah Karawang. Sebagai salah satu jalur strategis penghubung Jakarta–Cirebon dan wilayah Pantura, Karawang diperkirakan akan mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan.


Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karawang yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten Karawang, H. Yakub Lubis Al Pauji, menegaskan bahwa pelayanan kepada pemudik menjadi prioritas utama dalam mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.


“Menjadi sinergi kita bersama bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik agar merasa nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.


Ia menjelaskan, di Kabupaten Karawang terdapat tiga masjid yang telah disiapkan sebagai lokasi rest area pemudik. Selain Masjid Jami An-Nur di Karawang Barat, dua masjid lainnya berada di wilayah Jatisari, termasuk masjid yang berlokasi di samping Terminal Klari. Ketiga titik tersebut dipilih karena berada di jalur strategis dan mudah diakses oleh para pengguna jalan.


Fasilitas yang disiapkan di antaranya area parkir yang memadai, ruang istirahat, toilet bersih, tempat wudu, serta dukungan keamanan dan kebersihan selama 24 jam. Selain itu, pengurus masjid juga dilibatkan aktif dalam memastikan pelayanan berjalan optimal selama masa mudik dan arus balik.


Sinergi antara Kemenhub dan Kemenag ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pemudik yang melintasi wilayah Karawang. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan humanis.


“Mudah-mudahan dengan sinergi ini, kita dapat memastikan para pemudik memperoleh fasilitas istirahat yang layak selama perjalanan,” pungkas Yakub.


Dengan kesiapan tersebut, pemerintah berharap para pemudik dapat beristirahat dengan tenang sebelum melanjutkan perjalanan, sehingga keselamatan dan kelancaran arus mudik 2026 dapat terjaga dengan baik.


Penulis : Arief rachman