Wabup Karawang Hadiri Malam Puncak Milangkala Tatar Sunda, Spirit Pajajaran Digaungkan untuk Masa Depan

Header Menu


Wabup Karawang Hadiri Malam Puncak Milangkala Tatar Sunda, Spirit Pajajaran Digaungkan untuk Masa Depan

18 Mei 2026

KARAWANG – Wakil Bupati Karawang, Maslani menghadiri malam puncak Milangkala Tatar Sunda yang digelar di pelataran Gedung Sate, Minggu (17/5/2026). Kehadiran Wabup Karawang didampingi Sekretaris Daerah Karawang, Asep Aang Rahmatullah dalam rangka mengikuti rangkaian Kirab Budaya Tatar Sunda yang berlangsung meriah dan sarat nilai sejarah serta budaya Sunda.


Kegiatan tersebut menjadi puncak perayaan Milangkala Tatar Sunda yang sebelumnya digelar melalui kirab budaya di sembilan kota dan kabupaten di Jawa Barat dengan mengusung tema “Napak Tilas Pajajaran”. Acara ini juga menghadirkan Mahkota Binokasih sebagai simbol kejayaan dan warisan budaya Sunda.


Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa rangkaian Milangkala Tatar Sunda digelar sebagai upaya menyerap nilai-nilai luhur masa lalu untuk dijadikan pijakan dalam membangun kehidupan masyarakat di masa depan.


Menurutnya, semangat “Napak Tilas Pajajaran” bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan menghidupkan kembali energi budaya dan jati diri masyarakat Sunda yang memiliki akar peradaban kuat.


“Orang mapak tilas agar dapat menapaki energi masa lalu untuk masa depan,” ujar Dedi Mulyadi dalam sambutannya.


Ia juga menegaskan bahwa kirab budaya tersebut menjadi momentum penting dalam mengembalikan kejayaan Tatar Sunda sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Jawa Barat di tengah perkembangan zaman modern.


Suasana malam puncak semakin semarak dengan penampilan drama kolosal bertajuk “Pajajaran Gugat” yang berhasil memukau ribuan penonton yang memadati kawasan Gedung Sate. Pertunjukan tersebut menampilkan kisah sejarah, semangat perjuangan, serta nilai-nilai budaya Sunda yang dikemas secara artistik dan megah.


Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah sekaligus mempererat sinergi antarwilayah dalam menjaga warisan budaya Sunda agar tetap lestari dan dikenal generasi muda.


Penulis : Arief Rachman