Bupati Karawang Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo atas Capaian Swasembada Pangan

Header Menu


dr.Dwi Susilo, SH.MH Sekretaris DPRD Kabupaten Karawang

dr. Hj. Anisah, M.Epid., MMRS., FISQua Direktur RSUD Jatisari Karawang

H. Jajang Jaenudin, S.STP., M.M. Kepala BKPSDM Kabupaten Karawang

Sahali Kartawijaya S.T., M.M. Kepala Bapenda Kabupaten Karawang

H.Drs.Wawan Setiawan NK,MM Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Karawang

KELUARGA BESAR PENGURUS KPRI PANGKAL PERJUANGAN & KONSUMEN KOPERASI KPRI PANGKAL PERJUANGAN PEMKAB KARAWANG "PANGKAL PERJUANGAN" (KPRI-PP) MENGUCAPKAN "SELAMAT NATAL TAHUN 2025 DAN TAHUN BARU 2026 KEPADA SELURUH ANGGOTA KPRI-PP "SEMOGA DITAHUN 2026 KPRI-PP SEMAKIN MAJU DAN ANGGOTA SEMAKIN SEJAHTERA" PENGURUS KPRI-PP KETUA H.DADANG RUSTANDAR,S.H,M.Si

KELUARGA BESAR PENGURUS KPRI PANGKAL PERJUANGAN PEMKAB KARAWANG

Bupati Karawang Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo atas Capaian Swasembada Pangan

7 Jan 2026

Karawang – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menerima penghargaan tertinggi negara Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, atas kontribusi dan keberhasilannya dalam mendukung tercapainya swasembada pangan nasional.


Penganugerahan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam acara Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Rabu (7/1/2026).


Penghargaan ini diberikan kepada Aep Syaepuloh sebagai kepala daerah dari salah satu 10 daerah penghasil gabah terbanyak secara nasional, sekaligus menjadi bentuk pengakuan negara atas peran strategis Kabupaten Karawang sebagai lumbung padi nasional.


“Alhamdulillah, hari ini Bapak Presiden telah menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada kami. Ini merupakan kehormatan sekaligus pengakuan nasional atas kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang dalam membangun sektor pertanian,” ujar Aep Syaepuloh usai menerima penghargaan.


Penganugerahan Satyalancana Wira Karya tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1/TK Tahun 2026 dan Nomor 2/TK Tahun 2026, yang secara resmi mengatur pemberian tanda kehormatan kepada kepala daerah dan tokoh yang dinilai berjasa besar bagi kepentingan bangsa dan negara.


Menurut Aep, penghargaan ini tidak hanya menjadi capaian pribadi, melainkan hasil dari kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian.


“Penghargaan ini menegaskan bahwa kebijakan dan kewenangan yang kami jalankan di daerah sejalan dan diakui oleh pemerintah pusat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” katanya.


Ia menambahkan, keberhasilan Karawang dalam menjaga produktivitas pertanian tidak terlepas dari berbagai program strategis yang telah dijalankan secara berkelanjutan. Di antaranya adalah Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk melindungi petani dari risiko gagal panen, serta pembebasan pajak bagi lahan sawah di bawah tiga hektare guna menjaga keberlangsungan lahan pertanian.


“Kami terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada petani. Program asuransi dan pembebasan pajak lahan sawah merupakan upaya konkret agar petani merasa aman, sejahtera, dan tetap produktif,” ungkapnya.


Aep berharap, penghargaan Satyalancana Wira Karya ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat Karawang untuk terus meningkatkan kinerja dan komitmen dalam membangun daerah.


“Ini bukan hanya membawa nama harum Karawang di tingkat nasional, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Karawang yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.


Penulis : Arief rachman