Karawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memastikan pembangunan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang telah memasuki tahap akhir dengan progres fisik mencapai sekitar 99 persen. Pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya penanganan kegawatdaruratan medis.
IGD RSUD Karawang dirancang dengan konsep pelayanan yang lebih modern, representatif, dan fungsional guna menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan profesional. Pembangunan ini juga diharapkan dapat memperkuat peran RSUD Karawang sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Karawang dan sekitarnya.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, mengatakan pembangunan IGD merupakan salah satu prioritas Pemkab Karawang dalam memperkuat pelayanan publik di sektor kesehatan. Menurutnya, fasilitas yang disiapkan telah disesuaikan dengan standar pelayanan kegawatdaruratan, termasuk layanan khusus bagi bayi.
“Alhamdulillah, progres pembangunan IGD RSUD Karawang sudah hampir selesai. Dari total 30 ruang yang disiapkan, lima ruang dikhususkan untuk penanganan gawat darurat bayi. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik dan merata bagi masyarakat,” ujar Aep.
Ia menambahkan, pembangunan dan penyempurnaan RSUD Karawang secara keseluruhan dilakukan secara bertahap dan terukur. Pemkab Karawang menargetkan seluruh proses penyempurnaan dapat diselesaikan pada 2027, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta perencanaan yang matang.
“Fokus kami bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kualitas dan fungsionalitas layanan. Tahun 2026 akan dimaksimalkan untuk tahap penyempurnaan, dan insya Allah pada 2027 seluruh pembangunan bisa tuntas,” katanya.
Dengan hampir rampungnya pembangunan IGD baru, RSUD Karawang diharapkan semakin siap dalam menangani berbagai kondisi darurat medis, mulai dari kasus kecelakaan hingga kondisi kritis lainnya, termasuk pelayanan neonatal. Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan mampu mengurangi waktu tunggu pasien serta meningkatkan efektivitas penanganan medis.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Karawang juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan melalui pelatihan dan penguatan kompetensi. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk memastikan pelayanan di RSUD Karawang berjalan ramah, cepat, dan responsif sesuai dengan standar pelayanan publik.
Dengan penguatan sarana, prasarana, dan SDM kesehatan, Pemkab Karawang berharap RSUD Karawang dapat menjadi institusi layanan kesehatan yang semakin dipercaya masyarakat serta mampu memberikan pelayanan yang optimal dan berkelanjutan.
Penulis : Arief rachman
