WK: 2025 Jadi Tahun Konsolidasi Desa, 2026 Harus Lebih Maju dan Mandiri

Header Menu


dr. Hj. Anisah, M.Epid., MMRS., FISQua Direktur RSUD Jatisari Karawang

H. Jajang Jaenudin, S.STP., M.M. Kepala BKPSDM Kabupaten Karawang

Sahali Kartawijaya S.T., M.M. Kepala Bapenda Kabupaten Karawang

H.Drs.Wawan Setiawan NK,MM Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Karawang

KELUARGA BESAR PENGURUS KPRI PANGKAL PERJUANGAN & KONSUMEN KOPERASI KPRI PANGKAL PERJUANGAN PEMKAB KARAWANG "PANGKAL PERJUANGAN" (KPRI-PP) MENGUCAPKAN "SELAMAT NATAL TAHUN 2025 DAN TAHUN BARU 2026 KEPADA SELURUH ANGGOTA KPRI-PP "SEMOGA DITAHUN 2026 KPRI-PP SEMAKIN MAJU DAN ANGGOTA SEMAKIN SEJAHTERA" PENGURUS KPRI-PP KETUA H.DADANG RUSTANDAR,S.H,M.Si

KELUARGA BESAR PENGURUS KPRI PANGKAL PERJUANGAN PEMKAB KARAWANG

WK: 2025 Jadi Tahun Konsolidasi Desa, 2026 Harus Lebih Maju dan Mandiri

4 Jan 2026

Karawang — Kepala Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, H. Sukarya Wijaya Kusuma atau yang akrab disapa WK, menyampaikan refleksi kinerja pemerintahan desa sepanjang tahun 2025 serta harapan besar untuk pembangunan desa dan organisasi kepala desa pada tahun 2026 mendatang.


WK merupakan figur kepala desa berpengalaman. Ia tercatat tiga periode menjabat Kepala Desa Wanasari, dua periode Ketua APDESI Kabupaten Karawang, dan saat ini dipercaya sebagai Ketua APDESI Provinsi Jawa Barat.


Kesan Tahun 2025: Konsolidasi dan Penguatan Peran Desa


Menurut WK, tahun 2025 menjadi momentum penting bagi pemerintahan desa, khususnya dalam hal konsolidasi kelembagaan dan penguatan peran desa sebagai ujung tombak pembangunan.


“Tahun 2025 adalah tahun konsolidasi. Baik di tingkat desa maupun organisasi APDESI, kami fokus memperkuat tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, serta memastikan program pusat benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar WK, Rabu (31/12/2025).


Ia menilai, berbagai tantangan seperti dinamika regulasi, tuntutan transparansi anggaran, hingga peningkatan kapasitas aparatur desa dapat dihadapi dengan kerja sama dan komunikasi yang baik antar kepala desa.


Sebagai Ketua APDESI Jawa Barat, WK juga menekankan pentingnya soliditas kepala desa se-Jawa Barat agar desa tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi subjek pembangunan.


“Desa hari ini harus kuat secara administrasi, mandiri secara ekonomi, dan berdaya secara sosial,” tegasnya.


Harapan Tahun 2026: Desa Lebih Maju, Mandiri, dan Bermartabat


Memasuki tahun 2026, WK berharap adanya lompatan kemajuan, baik bagi Desa Wanasari secara khusus maupun desa-desa di Jawa Barat secara umum.


Ia menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik desa, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pemanfaatan potensi lokal secara maksimal.


“Tahun 2026 saya berharap desa-desa di Jawa Barat semakin maju dan mandiri. BUMDes harus naik kelas, pelayanan kepada masyarakat harus cepat dan transparan, serta kesejahteraan warga benar-benar meningkat,” ujarnya.


WK juga mendorong pemerintah pusat dan daerah agar terus melibatkan kepala desa dalam perumusan kebijakan strategis, mengingat desa memiliki peran vital dalam stabilitas sosial dan ekonomi nasional.


“Jika desa kuat, daerah kuat. Jika daerah kuat, negara juga akan kuat,” pungkasnya.


Penutup


Dengan pengalaman panjang dan rekam jejak organisasi yang kuat, H. Sukarya Wijaya Kusuma optimistis pemerintahan desa di Jawa Barat mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.


Penulis : Arief rachman