KARAWANG – Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang memastikan akses Jalan Irigasi di Kampung Bendasari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, ditutup secara permanen menyusul kecelakaan maut yang melibatkan truk kontainer dan mobil sedan hingga menewaskan tiga orang.
Penutupan dilakukan pada dua arah sekaligus, yakni akses dari Jalan Baru menuju ke bawah maupun dari arah bawah menuju Jalan Baru. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah tegas untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di ruas jalan yang dinilai tidak layak dilintasi kendaraan bertonase besar.
Kepala Dishub Karawang, Muhana, menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang tidak diperuntukkan bagi kendaraan berat. Kondisi geometrik jalan yang sempit dan memiliki kontur menurun dinilai sangat berisiko apabila tetap dilintasi truk besar.
“Akses jalan dari Jalan Baru menuju ke bawah maupun dari bawah menuju Jalan Baru akan ditutup permanen. Ini sesuai arahan kepolisian karena jalan tersebut bukan jalur untuk kendaraan berat,” ujar Muhana, Senin (16/2/2026).
Keputusan tersebut, lanjutnya, merupakan tindak lanjut dari koordinasi dengan aparat kepolisian sebagai bagian dari upaya preventif pascakecelakaan tragis yang merenggut tiga korban jiwa. Dishub menilai keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan lalu lintas di wilayah tersebut.
Pada hari yang sama, petugas Dishub Karawang juga melakukan evakuasi terhadap mobil sedan yang tertimpa truk kontainer di lokasi kejadian. Proses pengangkutan dilakukan pada Senin siang dengan menerjunkan sejumlah personel serta kendaraan derek untuk mempercepat penanganan.
Mobil sedan korban telah berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke Polres Karawang guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, truk kontainer yang terlibat kecelakaan masih berada di lokasi kejadian karena proses evakuasinya harus menunggu muatan dikeluarkan terlebih dahulu.
Dishub Karawang menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Unit Lalu Lintas Polres Karawang untuk melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar ruas jalan tersebut seiring pemberlakuan penutupan permanen. Rekayasa arus kendaraan diperlukan untuk memastikan kelancaran mobilitas warga sekaligus mencegah kemacetan di titik-titik alternatif.
Selain penutupan akses, Dishub juga mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar mematuhi rambu dan ketentuan kelas jalan yang telah ditetapkan. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan serta menjaga kebugaran fisik sebelum melakukan perjalanan.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan pengemudi dalam keadaan prima. Jangan memaksakan melintas di jalur yang bukan peruntukannya,” tegas Muhana.
Penutupan permanen akses Jalan Irigasi Bendasari ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Karawang Timur, sekaligus menjadi peringatan agar setiap pengguna jalan lebih disiplin terhadap aturan dan fungsi kelas jalan.
Penulis : Arief Rachman
