Perumdam Tirta Tarum Gelar Bimtek RPAM, Perkuat Jaminan Kualitas dan Keamanan Air Minum di Karawang

Header Menu


Perumdam Tirta Tarum Gelar Bimtek RPAM, Perkuat Jaminan Kualitas dan Keamanan Air Minum di Karawang

12 Feb 2026

KARAWANG – Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Tirta Tarum Karawang melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) pada Selasa–Rabu, 10–11 Februari 2026. Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menjamin kualitas, keamanan, dan keberlanjutan layanan air minum bagi masyarakat.


Bimtek yang berlangsung di lingkungan Perumdam Tirta Tarum tersebut diikuti oleh jajaran teknis dan manajemen perusahaan. Materi yang diberikan mencakup pemahaman menyeluruh mengenai konsep RPAM, identifikasi risiko pada seluruh tahapan sistem penyediaan air minum, hingga strategi pengendalian dan pemantauan risiko secara berkelanjutan.


Direksi Perumdam Tirta Tarum menyampaikan bahwa RPAM merupakan pendekatan preventif yang berfokus pada pengelolaan risiko dari hulu hingga hilir, mulai dari sumber air baku, proses produksi, distribusi, hingga sampai ke pelanggan. Dengan penerapan RPAM yang optimal, potensi gangguan kualitas air dapat diminimalisir sejak dini.


“Melalui bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan seluruh tim memahami pentingnya pengamanan air minum secara sistematis dan berkelanjutan. RPAM bukan sekadar dokumen, tetapi harus menjadi budaya kerja dalam operasional sehari-hari,” ujar salah satu perwakilan manajemen dalam kegiatan tersebut.


Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Seiring dengan pertumbuhan jumlah pelanggan dan meningkatnya tuntutan layanan publik, pengelolaan risiko dalam sistem penyediaan air minum menjadi kebutuhan mutlak.


Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Perumdam Tirta Tarum dalam mendukung standar pelayanan minimal air minum serta regulasi nasional terkait keamanan air minum. Dengan implementasi RPAM yang konsisten, diharapkan kualitas layanan tetap terjaga, baik dari sisi kuantitas, kualitas, maupun kontinuitas distribusi air.


Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi dan studi kasus untuk mengidentifikasi potensi risiko nyata yang mungkin terjadi di lapangan, termasuk gangguan pada instalasi pengolahan air, jaringan perpipaan, hingga faktor eksternal seperti pencemaran sumber air.


Perumdam Tirta Tarum berharap hasil dari Bimtek RPAM ini dapat segera diimplementasikan secara optimal dalam operasional pelayanan air minum. Evaluasi berkala pun akan dilakukan guna memastikan setiap tahapan pengamanan berjalan efektif.


Dengan langkah ini, Perumdam Tirta Tarum Karawang menegaskan komitmennya sebagai BUMD pelayanan publik yang terus berbenah demi menghadirkan layanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Karawang.


Penulis : Arief Rachman