KARAWANG — Momentum datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimaknai sebagai waktu untuk memperkuat kesabaran, keikhlasan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Semangat tersebut turut digaungkan oleh RSUD Jatisari Karawang melalui pesan Ramadan yang sarat makna spiritual sekaligus komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pesan resminya, manajemen RSUD Jatisari Karawang menyampaikan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk memperkuat nilai kesabaran dan ketulusan, terutama dalam menjalankan tugas kemanusiaan di bidang pelayanan kesehatan.
“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, namun menjadi momentum memperkuat kesabaran dan ketulusan dalam melayani sesama,” demikian pesan yang disampaikan sebagai refleksi semangat pelayanan para tenaga kesehatan.
Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah, RSUD Jatisari Karawang menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan. Rumah sakit tersebut memastikan seluruh jajaran tenaga medis maupun nonmedis tetap siaga menjalankan tugas secara profesional demi menjaga kualitas layanan kesehatan masyarakat Karawang.
Selain menjadi ajang peningkatan ibadah secara personal, Ramadan juga diharapkan menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan empati terhadap pasien serta keluarga pasien yang membutuhkan pelayanan optimal.
Melalui momentum suci ini, keluarga besar RSUD Jatisari Karawang turut menyampaikan ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, sekaligus mengajak menjadikan Ramadan sebagai jembatan menuju pribadi yang lebih sehat, baik secara lahir maupun batin.
Pesan tersebut juga diakhiri dengan harapan agar suasana Ramadan menjadi ruang untuk saling memaafkan serta mempererat kebersamaan antar sesama, sejalan dengan nilai kemanusiaan dan pelayanan yang menjadi fondasi utama dunia kesehatan.
Dengan semangat pengabdian dan empati, RSUD Jatisari Karawang berkomitmen terus hadir memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, serta responsif bagi masyarakat Karawang sepanjang bulan Ramadan hingga seterusnya.
Penulis : Arief Rachman
