Jelang Ramadan, Bupati Aep Syaepuloh Sidak Pasar Johar dan Pasar Baru: Harga Bapok Relatif Stabil, Distribusi Minyak Goreng Jadi Sorotan

Header Menu


Jelang Ramadan, Bupati Aep Syaepuloh Sidak Pasar Johar dan Pasar Baru: Harga Bapok Relatif Stabil, Distribusi Minyak Goreng Jadi Sorotan

23 Feb 2026

Karawang — Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional. Sidak dilaksanakan di Pasar Johar dan Pasar Baru pada Rabu (18/2/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Wakil Bupati H. Maslani dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).


Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran TNI-Polri, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pengelola pasar. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan pasokan bahan pokok tetap aman menjelang meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.


Bupati Karawang mengatakan, pemerintah daerah ingin melihat langsung kondisi riil di lapangan, baik dari sisi harga maupun ketersediaan komoditas pangan.


“Kami ingin memastikan secara langsung kondisi harga kebutuhan pokok di pasar, khususnya menjelang Ramadan. Dari hasil pantauan hari ini, secara umum harga masih relatif normal meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan,” ujar Aep di sela kegiatan sidak.


Cabai dan Cengek Alami Kenaikan Harga

Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah komoditas hortikultura mengalami kenaikan harga, terutama cabai. Harga cabai merah tercatat naik dari Rp48.000 per kilogram menjadi Rp50.000 per kilogram.


Sementara itu, cabai rawit atau cengek, khususnya jenis cengek pedas yang dikenal masyarakat sebagai “cengek setan”, masih berada di kisaran Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram.


Meski terjadi kenaikan, pemerintah daerah memastikan pasokan komoditas tersebut masih tersedia dan distribusinya berjalan dengan baik.


Harga Daging dan Beras Masih Stabil

Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi di Pasar Johar terpantau relatif stabil di kisaran Rp150.000 per kilogram. Kondisi tersebut dinilai masih dalam batas kewajaran menjelang Ramadan.


Adapun harga beras medium dijual sekitar Rp13.000 per kilogram dan masih tergolong stabil. Namun, beras ketan mengalami kenaikan harga hingga mencapai sekitar Rp15.000 per kilogram.


Pemkab Karawang menilai fluktuasi tersebut masih dapat dikendalikan dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.


Distribusi Minyak Goreng Jadi Perhatian

Selain memantau harga, Bupati juga menerima langsung keluhan pedagang terkait tersendatnya distribusi minyak goreng dari distributor dalam beberapa hari terakhir.


Menurutnya, minyak goreng menjadi komoditas strategis karena permintaan masyarakat meningkat tajam selama Ramadan, terutama bagi pelaku usaha kuliner dan pedagang gorengan.


“Minyak goreng menjadi perhatian kami karena kebutuhan masyarakat meningkat saat Ramadan, termasuk untuk pedagang gorengan. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi kembali lancar,” tegasnya.


Pemkab Siapkan Ribuan Paket Sembako dan Bazar Murah

Sebagai langkah konkret membantu masyarakat menghadapi kenaikan kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan sekitar 6.000 paket sembako yang akan didistribusikan melalui masing-masing kecamatan.


Selain itu, sebanyak 3.500 paket sembako tambahan berasal dari dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


Pemkab juga akan menggelar bazar murah bersubsidi bagi masyarakat rentan. Dalam program tersebut, paket sembako senilai Rp100.000 dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp50.000 berkat subsidi pemerintah daerah.


Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan pemantauan harga akan terus dilakukan di sejumlah pasar lainnya guna menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang Ramadan.


Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah selama momentum bulan suci.


Penulis : Arief Rachman