Karawang — Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan rujukan terus dilakukan RSUD Jatisari Kabupaten Karawang. Sejak Januari 2026, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut resmi menghadirkan layanan Poli Jantung sebagai bagian dari pengembangan layanan spesialis guna menjawab kebutuhan penanganan penyakit kardiovaskular masyarakat.
Layanan ini ditangani langsung oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. T. Rifqi Hasmi, M.Ked (Cardio), Sp.JP., FIHA, yang memiliki kompetensi dalam diagnosis, pemeriksaan, hingga manajemen penyakit jantung secara komprehensif.
Direktur RSUD Jatisari menyampaikan bahwa pembukaan Poli Jantung menjadi langkah strategis rumah sakit dalam memperkuat pelayanan kesehatan rujukan, terutama menghadapi meningkatnya kasus penyakit jantung yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
“Poli Jantung ini merupakan bagian dari pengembangan layanan unggulan RSUD Jatisari agar masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan spesialis jantung,” ujarnya.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien sekaligus memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat Karawang dan wilayah sekitarnya.
Dokter spesialis jantung, dr. T. Rifqi Hasmi, mengatakan pembukaan poli ini merupakan upaya memperluas akses layanan kesehatan jantung yang lebih dekat dan profesional.
“RSUD Jatisari sekarang sudah memiliki pelayanan poli jantung. Ini dalam rangka memperluas pelayanan kesehatan, terutama di bidang jantung,” katanya, Selasa (24/2/2026).
Poli Jantung RSUD Jatisari melayani konsultasi spesialis untuk berbagai keluhan kesehatan, seperti sesak napas, nyeri dada, dada berdebar, hipertensi, hingga kondisi mudah lelah yang berkaitan dengan gangguan fungsi jantung.
Selain konsultasi, poli ini juga menangani berbagai penyakit jantung, di antaranya gagal jantung, aritmia, penyakit jantung koroner, hingga penyakit jantung bawaan. Layanan juga mencakup program pencegahan melalui medical check-up jantung serta edukasi kesehatan bagi masyarakat guna meningkatkan kesadaran deteksi dini penyakit kardiovaskular.
Untuk mendukung diagnosis yang akurat, RSUD Jatisari telah melengkapi fasilitas Poli Jantung dengan sejumlah alat medis modern. Pemeriksaan yang tersedia meliputi Elektrokardiogram (EKG) untuk merekam aktivitas listrik jantung, Ekokardiografi atau USG jantung guna melihat struktur serta fungsi organ jantung, hingga treadmill test untuk menguji kemampuan kerja jantung saat aktivitas fisik.
“Alhamdulillah, pemeriksaannya sudah lengkap. Ada EKG untuk rekam listrik jantung, ekokardiografi atau USG khusus jantung, dan treadmill test untuk uji latih kemampuan jantung,” jelas dr. Rifqi.
Adapun jadwal pelayanan Poli Jantung dibuka tiga hari dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Kamis pukul 16.00 hingga 18.30 WIB, serta Sabtu pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.
Untuk sementara waktu, pelayanan masih diperuntukkan bagi pasien umum atau non BPJS Kesehatan. Manajemen rumah sakit saat ini tengah menyelesaikan proses administrasi kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar layanan dapat segera diakses menggunakan fasilitas jaminan kesehatan nasional.
“Untuk BPJS masih dalam proses. Insya Allah kemungkinan pertengahan Mei sudah bisa berjalan. Saat ini pelayanan masih untuk pasien umum dan medical check-up,” ungkapnya.
Pihak rumah sakit juga belum memberlakukan pembatasan jumlah pasien harian. Selama masih dalam jam operasional poliklinik, seluruh pasien yang datang akan tetap dilayani.
Dengan hadirnya Poli Jantung ini, RSUD Jatisari diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan jantung yang mudah diakses masyarakat serta mempercepat penanganan penyakit kardiovaskular secara tepat, profesional, dan berkelanjutan di Kabupaten Karawang.
Penulis : Arief Rachman
