KARAWANG – Perjalanan hidup tidak selalu berjalan mudah. Namun dengan kerja keras, ketekunan, dan tekad kuat, keterbatasan dapat diubah menjadi keberhasilan. Kisah inspiratif tersebut tergambar dalam perjalanan hidup Sutarman, S.Pd., M.Pd., putra daerah asal Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) PAUD dan PKBM di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang.
Sutarman lahir dan tumbuh dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai penjaga sekolah dasar, sementara sang ibu berjualan nasi uduk untuk membantu perekonomian keluarga. Kini kedua orang tuanya telah meninggal dunia. Dalam kehidupan yang penuh keterbatasan tersebut, Sutarman harus berbagi perhatian dan kebutuhan dengan lima saudara laki-lakinya, karena ia merupakan satu dari enam bersaudara.
Sejak kecil, kondisi ekonomi keluarga yang serba sederhana membentuk karakter tangguh dalam diri Sutarman. Setelah lulus SMA, ia tidak langsung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan biaya. Demi membantu memenuhi kebutuhan hidup, ia memilih bekerja sebagai buruh harian lepas.
Berbagai pekerjaan pernah dijalaninya. Ia pernah menjadi kenek bangunan, berjualan asongan keliling, hingga menjajakan barang-barang elektronik kecil seperti kipas angin mini, baterai, dan jam dinding. Pengalaman hidup yang keras tersebut justru semakin menempa mental serta memperkuat tekadnya untuk terus berjuang memperbaiki masa depan.
Perjalanan hidupnya mulai berubah ketika ia mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan. Sutarman diterima kuliah pada Program D2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta. Saat itu ia memperoleh beasiswa dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang serta dukungan dari pihak kampus sehingga mampu menyelesaikan pendidikan tersebut.
Selama menempuh pendidikan di bangku kuliah, Sutarman juga bertemu dengan perempuan yang kemudian menjadi pendamping hidupnya. Setelah lulus, ia memutuskan untuk mengabdikan diri di dunia pendidikan. Ia melamar ke Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang dan memulai karier sebagai guru bantuan di salah satu sekolah dasar.
Berkat dedikasi dan kerja kerasnya, Sutarman kemudian mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan berhasil lulus. Ia pun ditempatkan sebagai guru sekolah dasar di Kecamatan Jayakerta pada tahun 2005 hingga 2017. Saat menjalankan tugas sebagai guru, Sutarman juga terus meningkatkan kapasitas akademiknya dengan melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Sarjana (S1) dan kemudian Magister (S2).
Di sekolah tempatnya mengajar, ia tidak hanya menjalankan tugas sebagai pendidik, tetapi juga dipercaya memegang tanggung jawab sebagai bendahara sekolah. Kemampuan serta dedikasinya dalam dunia pendidikan membuatnya dipercaya menjabat sebagai kepala sekolah pada periode 2017 hingga 2021.
Selain itu, Sutarman juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di Kecamatan Jayakerta. Kepemimpinan dan pengalamannya dalam mengelola pendidikan semakin menguatkan rekam jejaknya di lingkungan Dinas Pendidikan.
Kariernya terus berkembang. Sutarman kemudian dimutasi menjadi pengawas sekolah dasar sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Seksi PKBM pada Bidang PAUD dan PKBM di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang.
Berkat kinerja, dedikasi, serta pengabdiannya yang konsisten di dunia pendidikan, Sutarman kemudian dipromosikan menjadi Kepala Bidang PAUD dan PKBM. Menariknya, ia tercatat sebagai salah satu kepala bidang termuda di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa latar belakang sederhana bukanlah penghalang untuk meraih keberhasilan. Perjalanan hidup Sutarman menunjukkan bahwa kerja keras, ketekunan, serta semangat untuk terus belajar mampu membawa seseorang menuju kesuksesan.
Dari anak seorang penjaga sekolah dan penjual nasi uduk, kini Sutarman menjelma menjadi salah satu pejabat penting di bidang pendidikan di Kabupaten Karawang. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Karawang, bahwa mimpi besar dapat diraih oleh siapa saja yang mau berusaha, bekerja keras, dan tidak menyerah pada keadaan.
Penulis : Arief Rachman
