Tarling di Telagasari, Bupati Aep Tegaskan Soliditas ASN dan Serahkan Insentif bagi Guru Ngaji

Header Menu


Tarling di Telagasari, Bupati Aep Tegaskan Soliditas ASN dan Serahkan Insentif bagi Guru Ngaji

4 Mar 2026

Karawang – Aroma persaudaraan menyelimuti Dusun Cariu, Desa Telagasari, Kecamatan Telagasari, saat temaram lampu masjid menyambut kedatangan rombongan Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, Selasa (3/2/2026) malam. Pada titik ketujuh agenda Tarawih Keliling (Tarling) Ramadan 1447 Hijriah ini, suasana tak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga panggung penguatan silaturahmi antara pemimpin daerah dan masyarakatnya.


Kehadiran Bupati Aep disambut hangat warga. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan ramah tamah selepas salat tarawih menghadirkan suasana penuh kekeluargaan. Namun, di balik pembagian takjil dan santunan anak yatim, terselip pesan tegas yang ditujukan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.


Apresiasi untuk Pilar Karakter Desa

Momen emosional terasa saat Bupati Aep menyerahkan bantuan insentif secara simbolis kepada para guru ngaji, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), madrasah, hingga amil dan marbot masjid. Mereka disebut sebagai pilar karakter desa yang selama ini berperan membimbing moral dan spiritual masyarakat.


“Alhamdulillah, hari ini kami berbagi takjil dan santunan, sekaligus memberikan insentif. Ini adalah komitmen kami untuk mengapresiasi para tenaga pendidik keagamaan yang telah luar biasa membimbing masyarakat,” ujar Aep dalam sambutannya.


Menurutnya, insentif tersebut bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bentuk pengakuan nyata atas dedikasi para pendidik keagamaan yang bekerja dalam senyap, menjaga nilai-nilai akhlak dan kebersamaan hingga ke pelosok desa.


Bupati menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas karakter masyarakat. Peran guru ngaji dan penggerak kegiatan keagamaan, kata dia, menjadi fondasi penting dalam membangun generasi berintegritas.


Tarling sebagai Cermin Soliditas ASN

Di tengah suasana hangat, Bupati Aep memanfaatkan momentum Tarling sebagai sarana evaluasi kinerja internal pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kehadiran para pejabat dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi indikator sederhana untuk mengukur soliditas dan kekompakan birokrasi.


Secara terbuka, Aep melakukan pengecekan kehadiran para pejabat, mulai dari Kepala Dinas, Kepala Bidang (Kabid), hingga Sekretaris Dinas (Sekdis). Ia ingin memastikan bahwa program pemerintah tidak hanya berjalan di atas kertas, melainkan benar-benar dirasakan dan dihadiri secara kolektif oleh jajaran ASN.


“Dengan silaturahmi yang erat, kita dapat meningkatkan soliditas. Tarling adalah cara sederhana memotret bagaimana ASN kita guyub dan saling bekerja sama,” tegasnya.


Ia menambahkan, kekompakan birokrasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Tanpa sinergi yang kuat, program-program pemerintah sulit berjalan optimal.


Instruksi Tegas kepada BKPSDM

Ketegasan Bupati Aep memuncak saat ia menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan pendataan ketat terhadap kehadiran pejabat dalam setiap agenda Tarling selanjutnya.


“Mulai besok saya minta BKPSDM mengabsen seluruh Kabid dan Sekdis di setiap acara Tarling. Kita tunjukkan bahwa ASN kita kompak, guyub, dan memiliki visi yang sama dalam menyukseskan program pemerintah,” pungkasnya.


Langkah tersebut, menurutnya, bukan sekadar soal absensi, melainkan upaya membangun budaya disiplin dan rasa tanggung jawab kolektif di kalangan ASN.


Bagi warga Telagasari, malam itu bukan hanya tentang bantuan yang diterima. Lebih dari itu, mereka menyaksikan langsung komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat, sekaligus membangun birokrasi yang solid dan responsif. Tarling pun menjelma menjadi ruang ibadah sekaligus refleksi bersama tentang pentingnya kebersamaan dalam membangun Karawang yang lebih maju dan berkarakter.


Penulis : Arief Rachman