Bupati Karawang Tegaskan Transformasi Kerja Nyata di Rakerda Bangga Kencana, Fokus pada Dampak Nyata bagi Masyarakat

Header Menu


Bupati Karawang Tegaskan Transformasi Kerja Nyata di Rakerda Bangga Kencana, Fokus pada Dampak Nyata bagi Masyarakat

30 Apr 2026

Karawang – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan pentingnya perubahan paradigma kerja dalam pelaksanaan program pembangunan keluarga dan kependudukan saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana, Kamis (30/04/2026).


Dalam arahannya, Bupati Aep menyebut Rakerda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor di Kabupaten Karawang, khususnya dalam upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas dan berdaya saing. Ia menekankan bahwa pendekatan kerja yang selama ini cenderung administratif dan formalitas harus segera ditinggalkan.


“Sudah saatnya kita meninggalkan budaya kerja yang hanya berfokus pada laporan. Program tidak boleh hanya terlihat berjalan saat ada momen atau penilaian, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.


Menurutnya, kunci keberhasilan program, terutama dalam penanganan stunting dan pembangunan keluarga, terletak pada akurasi data dan pemahaman kondisi riil di lapangan. Untuk itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan agar bekerja lebih konkret, memahami sasaran program secara jelas, serta tidak sekadar mengejar kelengkapan administrasi.


Bupati juga menekankan pentingnya perencanaan yang terukur dalam setiap program. Ia meminta agar seluruh intervensi yang dilakukan memiliki rencana tindak lanjut yang jelas, disertai timeline pelaksanaan yang terstruktur.


“Kita harus berbicara teknis dan memastikan setiap intervensi tepat sasaran. Program yang dijalankan harus memiliki arah yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan hasilnya,” ujarnya.


Di tengah keterbatasan sumber daya yang ada, Bupati Aep turut mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran, termasuk ribuan kader Tim Pendamping Keluarga, Pos KB, dan Sub Pos KB yang selama ini aktif bergerak di lapangan. Ia menyebut berbagai capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja bersama yang patut diapresiasi.


Beberapa indikator positif yang dicapai Kabupaten Karawang antara lain penurunan angka kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need), peningkatan angka prevalensi pemakaian kontrasepsi (mCPR), serta Total Fertility Rate (TFR) yang berada di bawah rata-rata nasional.


Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri. Tantangan ke depan dinilai masih cukup besar, sehingga dibutuhkan komitmen yang lebih kuat dan kerja yang lebih terarah.


“Kita tidak boleh cepat puas. Tantangan masih besar, dan komitmen kita harus semakin diperkuat untuk mewujudkan keluarga Karawang yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing,” pungkasnya.


Rakerda Program Bangga Kencana ini diharapkan menjadi titik awal penguatan implementasi program yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat di Kabupaten Karawang.


Penulis : Arief Rachman