Foto Lama, Persahabatan Tetap Sama: Arief Rachman Kenang Kebersamaan Teman SMA Negeri 1 Telukjambe Tahun 2000–2001

Header Menu


Foto Lama, Persahabatan Tetap Sama: Arief Rachman Kenang Kebersamaan Teman SMA Negeri 1 Telukjambe Tahun 2000–2001

4 Apr 2026

Karawang — Sebuah foto lama menjadi jembatan kenangan yang menghangatkan hati. Arief Rachman, alumni SMA Negeri 1 Telukjambe, mengenang masa-masa indah kebersamaan bersama teman-teman sekolahnya saat duduk di kelas 2 SMA sekitar tahun 2000–2001.


Foto yang diambil di luar jam sekolah tersebut memperlihatkan momen santai penuh keceriaan. Dalam foto tersebut tampak sejumlah sahabat lama, di antaranya Buce, Asep yang akrab disapa Mone, Dani yang dikenal dengan panggilan Dawo, Erik, Riki, serta dua orang teman lainnya yang kini sudah mulai samar diingat namanya.


Momen tersebut menggambarkan kebersamaan sederhana namun penuh makna. Mereka berkumpul selepas kegiatan sekolah, memainkan gitar, bernyanyi bersama, bercanda, bergurau, dan tertawa lepas. Tidak ada beban kehidupan seperti saat ini, hanya kebahagiaan remaja yang terjalin dalam persahabatan yang tulus.


"Kala itu kami hanya anak-anak sekolah yang menikmati kebersamaan. Gitar, lagu, dan tawa menjadi bagian dari hari-hari kami," kenang Arief Rachman saat melihat kembali foto tersebut.


Tak terasa, waktu berlalu cepat. Kini, memasuki tahun 2026, hampir 25 tahun sejak foto itu diambil, masing-masing sahabat telah menempuh jalan hidupnya sendiri. Erik kini mengabdikan diri sebagai anggota kepolisian, Buce bekerja sebagai pegawai puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan, Asep alias Mone berkarier di Pertamina, Dani panggilan akrabnya Dawo menjalani usaha sebagai pedagang, sementara Riki bekerja sebagai pegawai swasta.


Meski telah menjalani kehidupan masing-masing, kenangan masa sekolah tetap menjadi perekat emosional yang tak tergantikan. Persahabatan yang terjalin sejak bangku sekolah masih terasa hangat meski waktu dan kesibukan memisahkan.


Arief berharap seluruh sahabatnya tetap sehat, diberi umur panjang, serta selalu dalam lindungan Tuhan. Ia juga berharap suatu saat mereka dapat kembali berkumpul, mengulang kenangan lama yang penuh tawa dan kebahagiaan.


"Semoga suatu hari kita bisa kumpul lagi, seperti dulu. Tidak ada yang berubah, tetap teman lama dengan cerita yang sama," ujar Arief penuh harap.


Foto sederhana itu menjadi pengingat bahwa persahabatan sejati tidak lekang oleh waktu. Meski kehidupan membawa mereka ke jalan berbeda, kenangan masa sekolah di Telukjambe tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka.


Penulis : Arief Rachman