Pemkab Karawang Perkuat Intervensi 3B, Fokus 1.000 HPK untuk Tekan Stunting

Header Menu


Pemkab Karawang Perkuat Intervensi 3B, Fokus 1.000 HPK untuk Tekan Stunting

28 Apr 2026

Karawang, 28 April 2026 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang terus memperkuat langkah strategis dalam menekan angka stunting melalui penguatan intervensi 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Upaya tersebut ditegaskan dalam kegiatan Webinar Praktik Baik Pemenuhan Gizi 3B yang digelar di Gedung Singaperbangsa lantai 3, Selasa (28/4/2026).


Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, yang hadir mewakili Bupati Karawang, menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan salah satu prioritas nasional yang harus didukung secara serius di tingkat daerah. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada ketepatan intervensi terhadap kelompok sasaran utama, khususnya pada periode krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).


“Periode 1.000 HPK merupakan masa emas yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak. Karena itu, intervensi yang tepat, terpadu, dan berkelanjutan pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita harus menjadi perhatian bersama,” ujar Maslani.


Ia menambahkan, meskipun berbagai upaya telah dilakukan, masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Di antaranya adalah keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan serta belum meratanya cakupan intervensi gizi di berbagai wilayah. Kondisi tersebut, lanjutnya, membutuhkan solusi inovatif serta kolaborasi lintas sektor.


Namun demikian, sejumlah daerah dinilai telah berhasil mengembangkan praktik-praktik baik dalam penanganan stunting yang dapat menjadi referensi dan pembelajaran bersama. Webinar ini pun menjadi ruang strategis untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.


“Melalui forum ini, kita harapkan terbangun kolaborasi yang lebih solid, baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, dalam memperkuat kebijakan serta implementasi program percepatan penurunan stunting,” katanya.


Pemkab Karawang sendiri menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta memperluas edukasi gizi kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan generasi Karawang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.


Dengan penguatan intervensi 3B yang terarah dan berkelanjutan, Pemkab Karawang optimistis angka stunting dapat ditekan secara signifikan, sejalan dengan target nasional dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.


Penulis : Arief Rachman.