Pemkab Karawang Ucapkan Selamat Pengurus BWI 2026–2029, Aep Syaepuloh: Wakaf Perkuat Ekonomi Umat dan Kurangi Kemiskinan

Header Menu


Pemkab Karawang Ucapkan Selamat Pengurus BWI 2026–2029, Aep Syaepuloh: Wakaf Perkuat Ekonomi Umat dan Kurangi Kemiskinan

4 Apr 2026

KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Karawang masa jabatan 2026–2029. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa amanah yang diemban pengurus BWI bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar dalam mengelola aset umat untuk kemaslahatan masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten, saya ucapkan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Karawang masa jabatan 2026–2029. Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar dalam mengelola aset umat untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Aep Syaepuloh, Jumat (3/4/2026).


Menurut Aep, wakaf memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, wakaf dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan.


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karawang terus berkomitmen memperkuat pembangunan keagamaan melalui berbagai program yang telah berjalan. Program tersebut meliputi pemberian insentif bagi guru ngaji, Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Ibtidaiyah (MI), amil, hingga marbot masjid.


Selain itu, Pemkab Karawang juga menghadirkan program beasiswa Karawang Cerdas bagi para penghafal Al-Qur’an, peningkatan sarana dan prasarana ibadah, serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karawang.


“Pemerintah Kabupaten Karawang terus berkomitmen mendukung penguatan keagamaan melalui berbagai program. Mulai dari insentif guru ngaji, DTA, TPQ, MTs, MI, amil dan marbot, beasiswa Karawang Cerdas bagi para penghafal Al-Qur'an, hingga peningkatan sarana ibadah serta optimalisasi zakat dan sedekah melalui Baznas Karawang,” jelasnya.


Aep juga meyakini bahwa keberadaan BWI Kabupaten Karawang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap percepatan pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan. Menurutnya, pengelolaan wakaf produktif dapat membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, dan membantu masyarakat yang membutuhkan.


“Kami meyakini peran strategis BWI akan turut memperkuat akselerasi ekonomi kerakyatan dan upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Karawang. Semoga kolaborasi ini membawa keberkahan dan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.


Dengan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan Badan Wakaf Indonesia, diharapkan pengelolaan wakaf dapat semakin optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Penulis : Arief Rachman