Bupati Karawang Pimpin Rakor P2WKSS, Tegaskan Komitmen Perkuat Kemandirian Perempuan di Desa Pajaten

Header Menu


Bupati Karawang Pimpin Rakor P2WKSS, Tegaskan Komitmen Perkuat Kemandirian Perempuan di Desa Pajaten

5 Mei 2026

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Kegiatan ini digelar di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Selasa (5/5/2026), dengan Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, sebagai lokus utama program.


Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE., serta dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Plt. Asisten Daerah I, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), jajaran perangkat daerah, serta perwakilan perusahaan yang turut berkolaborasi dalam program lintas sektor tersebut.


Dalam arahannya, Bupati Karawang menegaskan bahwa program P2WKSS harus dijalankan secara optimal dan terukur, mengingat perannya yang strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan di pedesaan.


“Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegas Bupati.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, angka stunting saat ini tercatat mencapai 3.517 kasus. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, sehingga intervensi melalui program P2WKSS dinilai krusial dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pendekatan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.


Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Karawang dalam laporannya menyampaikan bahwa Desa Pajaten memiliki jumlah penduduk sebanyak 7.091 jiwa, terdiri dari 3.377 laki-laki dan 3.714 perempuan. Program P2WKSS di desa tersebut dirancang secara komprehensif dengan menyasar berbagai aspek pembangunan berbasis keluarga.


Sejumlah program unggulan akan diimplementasikan, di antaranya Sekolah Perempuan sebagai ruang edukasi dan peningkatan kapasitas, pembangunan PAUD Holistik Integratif untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini, serta program PEKKA (Perempuan Kepala Keluarga) yang fokus pada pendampingan UMKM guna mendorong kemandirian ekonomi perempuan.


Selain itu, Dinas Sosial juga akan memberikan bantuan alat bantu bagi warga yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial.


“Desa Pajaten dipilih sebagai lokus karena dipimpin oleh kepala desa perempuan. Ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa perempuan mampu menjadi motor penggerak pembangunan dan menghadirkan perubahan nyata di masyarakat,” ujar Kepala DP3A.


Rakor ini menjadi langkah awal sinergi lintas sektor dalam mewujudkan desa yang lebih maju, sehat, dan sejahtera. Pemerintah Kabupaten Karawang berharap, melalui implementasi P2WKSS, Desa Pajaten dapat menjadi percontohan dalam pemberdayaan perempuan berbasis pembangunan terintegrasi di tingkat desa.


Penulis : Arief Rachman