Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, terpadu, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat pengembangan kegiatan Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP) beserta rencana tindak lanjut atas berbagai isu penting pada periode extension program yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Selasa (12/5/2026).
Rapat strategis tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Baperida Karawang, serta perwakilan dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, World Bank, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat, dan sejumlah unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang menegaskan bahwa pembangunan daerah harus terus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui pembenahan sistem pengelolaan lingkungan dan sampah yang lebih optimal.
Ia menyampaikan, kapasitas fiskal daerah mengalami peningkatan dari 36 persen menjadi 42 persen. Peningkatan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat dalam mendukung berbagai program strategis pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang.
“Peningkatan kapasitas fiskal daerah ini menjadi peluang besar untuk mempercepat optimalisasi program pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan di Karawang,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Karawang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang siap mendukung penuh program nasional penanganan sampah sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, persoalan sampah menjadi isu penting yang harus ditangani secara serius dan kolaboratif dari hulu hingga hilir.
Pemkab Karawang, lanjut Bupati, telah menyiapkan dukungan terhadap kebutuhan infrastruktur maupun operasional di sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), termasuk pembangunan akses jalan menuju TPST yang telah masuk dalam anggaran perubahan tahun 2026.
“Kami berkomitmen agar pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang dapat berjalan optimal. Mulai dari pengurangan sampah di sumbernya hingga pengolahan akhir harus dilakukan secara terpadu demi menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat,” tegasnya.
Bupati juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat dan World Bank yang selama ini terus mendampingi serta mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat serta mencegah pencemaran sungai dan lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum menyampaikan bahwa dukungan World Bank diarahkan pada penguatan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Program tersebut mencakup penguatan aspek sanitasi, tata kelola kelembagaan, pembentukan UPTD BLUD, legalisasi regulasi, hingga penerapan tarif retribusi sesuai ketentuan Kementerian Dalam Negeri.
Sementara itu, perwakilan World Bank menilai kehadiran seluruh pihak dalam rapat tersebut menjadi bukti nyata adanya komitmen dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan persoalan sampah.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi langkah nyata Kabupaten Karawang menuju daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis : Arief Rachman
