Karawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang terus memperkuat fokus pembangunan tahun 2026 dengan menitikberatkan pada penurunan angka stunting, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta efisiensi belanja daerah.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan komitmen tersebut saat memberikan arahan dalam kegiatan briefing staf yang digelar secara daring dari Gedung Singaperbangsa, Senin (4/5/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya akselerasi program prioritas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemkab Karawang berkomitmen mengakselerasi program kerja prioritas, khususnya dalam penanganan stunting, efisiensi belanja daerah, serta peningkatan pelayanan publik berbasis digital,” ujar Bupati Aep.
Upaya percepatan penanganan stunting juga menjadi perhatian serius jajaran pemerintah daerah. Wakil Bupati Karawang, Maslani, menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong royong seluruh pemangku kepentingan untuk menekan angka stunting di Karawang.
Menurutnya, Pemkab Karawang menargetkan penurunan angka stunting hingga 9 persen pada tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, saat ini terdapat 3.517 anak yang mengalami stunting dan membutuhkan intervensi segera.
“Diperlukan kerja sama lintas sektor agar target ini dapat tercapai. Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus terpadu,” kata Maslani.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Karawang, Asep Aang Rahmatullah, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi seluruh elemen pemerintahan.
Ia mengapresiasi peran para camat sebagai garda terdepan dalam implementasi program di lapangan, terutama dalam memanfaatkan digitalisasi informasi yang kini semakin mudah diakses masyarakat.
Sekda juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara untuk bekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Maksud baik belum tentu benar. Karena itu, mari kita pastikan semua program berjalan tepat di jalurnya demi kesejahteraan masyarakat Karawang,” tegasnya.
Dengan fokus pada tiga pilar utama tersebut, Pemkab Karawang optimistis mampu mendorong percepatan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Penulis : Arief Rachman
