KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar kegiatan rutin briefing staf awal bulan Juni yang berlangsung di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, didampingi Sekretaris Daerah Karawang, Asep Aang Rahmatullah, menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penguatan komitmen seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan pendapatan daerah yang masih dinilai belum optimal menjelang akhir triwulan berjalan.
Dalam arahannya, Bupati Aep menegaskan bahwa pendapatan daerah merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta melakukan evaluasi diri secara berkala serta memperkuat kolaborasi guna menggali dan mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan yang ada.
“Pendapatan tahun ini masih lemah, padahal kita sudah berada di akhir triwulan. Ini menjadi tanggung jawab bersama. Seluruh potensi yang ada harus dimaksimalkan, termasuk memastikan proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) berjalan optimal. Program pemutihan dan PBG gratis untuk sektor industri, perumahan, hingga ruko harus segera direalisasikan,” tegas Bupati.
Selain fokus pada peningkatan pendapatan, Bupati juga meminta seluruh instansi pemerintah daerah untuk lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi program dan capaian kinerja kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan apresiasi terhadap program “ASN Berbagi” yang selama ini telah berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.
“Memberi itu lebih baik daripada menerima. Semoga program ini terus membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Karawang,” ujarnya.
Menindaklanjuti arahan Bupati, Sekda Karawang langsung menetapkan sejumlah target dan langkah percepatan yang harus dicapai sebelum memasuki Triwulan III. Berdasarkan data yang dipaparkan, capaian sektor pendapatan dan belanja daerah saat ini masih berada pada angka 31,41 persen, lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 32,73 persen.
Untuk memastikan target dapat tercapai, Sekda menegaskan bahwa pemantauan kinerja serapan anggaran dan pendapatan daerah akan dilakukan secara ketat setiap pekan. Seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan efektivitas kerja serta mempercepat pelaksanaan program yang telah direncanakan.
Tidak hanya itu, para camat juga diwajibkan turun langsung ke lapangan untuk melakukan validasi data pajak di wilayah masing-masing guna memastikan akurasi data dan optimalisasi potensi penerimaan daerah.
Dalam sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), tercatat hingga 1 Juni 2026 telah terealisasi sebanyak 2.146 paket pekerjaan dengan total nilai anggaran mencapai Rp600,96 miliar. Angka tersebut setara dengan 20,64 persen dari pagu anggaran dan 15,67 persen dari total keseluruhan paket pengadaan yang direncanakan.
Sekda menegaskan bahwa peningkatan disiplin, profesionalisme, serta tanggung jawab aparatur sipil negara menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pendapatan daerah.
Melalui briefing awal bulan ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap seluruh perangkat daerah dapat memperkuat sinergi, meningkatkan kinerja, dan bergerak lebih cepat dalam merealisasikan target pembangunan. Dengan optimalisasi pendapatan, percepatan belanja daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik, Karawang diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan dan mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Pendapatan yang kuat adalah kunci pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu, seluruh jajaran harus memiliki semangat yang sama untuk bekerja lebih cepat, lebih disiplin, dan lebih produktif demi Karawang yang semakin maju,” tutup Bupati.
Penulis : Arief Rachman
