Cetak Bibit Juara, Pemkab Karawang Gelontorkan Rp32,7 Miliar untuk Infrastruktur Olahraga dan Pembinaan Pesepak Bola Muda

Header Menu


Cetak Bibit Juara, Pemkab Karawang Gelontorkan Rp32,7 Miliar untuk Infrastruktur Olahraga dan Pembinaan Pesepak Bola Muda

30 Jul 2026

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui dukungan terhadap pembinaan atlet usia dini serta pembangunan sarana olahraga yang memadai, sebagai langkah mencetak generasi atlet berprestasi di masa depan.


Hal itu disampaikan saat Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., secara resmi membuka Piala Soeratin PSSI Kabupaten Karawang U-13 dan U-15 Tahun 2026, Rabu (29/7/2026).


Turnamen bergengsi tingkat usia muda tersebut diikuti 35 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang, terdiri atas 20 SSB kategori U-13 dan 15 SSB kategori U-15. Kompetisi ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang pencarian bibit-bibit pesepak bola potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Karawang di tingkat regional hingga nasional.


Dalam sambutannya, Sekda Karawang menegaskan bahwa pembinaan olahraga tidak cukup hanya melalui penyelenggaraan kompetisi. Pemerintah daerah juga terus memperkuat dukungan melalui pembangunan infrastruktur olahraga yang representatif.


Salah satu langkah strategis yang tengah dilakukan adalah revitalisasi Stadion Singaperbangsa Karawang dengan total anggaran mencapai Rp31,5 miliar yang dialokasikan secara bertahap sejak tahun 2024.


Rincian anggaran tersebut meliputi:

Tahun 2024 sebesar Rp13,5 miliar;

Tahun 2025 sebesar Rp14 miliar;

Tahun 2026 sebesar Rp4 miliar.


Selain pembenahan stadion sebagai pusat kegiatan sepak bola, Pemerintah Kabupaten Karawang juga memperluas perhatian terhadap cabang olahraga lainnya. Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan Rp1,2 miliar untuk pembangunan fasilitas olahraga sepatu roda, sebagai upaya menyediakan ruang pembinaan bagi atlet dari berbagai cabang olahraga.


Menurut Sekda, pembangunan sarana olahraga merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan aktif.


Suasana pembukaan turnamen semakin semarak ketika H. Asep Aang Rahmatullah menyelipkan candaan yang memotivasi para pemain muda.


"Lamine Yamal dulu juga mulai dari Piala Soeratin yang ada di Spanyolo," ujarnya berseloroh, disambut gelak tawa dan tepuk tangan para peserta serta tamu undangan.


Candaan tersebut menjadi penyemangat sekaligus pesan bahwa setiap pesepak bola hebat berawal dari pembinaan di level akar rumput. Melalui kompetisi seperti Piala Soeratin, anak-anak Karawang diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat dan meraih prestasi di masa depan.


Pada kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan pesan dari Bupati Karawang terkait komitmen pemerintah di bidang pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa program Lembar Kerja Siswa (LKS) Gratis telah mulai dilaksanakan secara bertahap dan kini telah berjalan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD).


Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Karawang untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang lebih baik tanpa terbebani biaya perlengkapan belajar.


Melalui sinergi antara pembangunan fasilitas olahraga, pembinaan atlet usia dini, dan peningkatan kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap mampu melahirkan generasi muda yang sehat, berkarakter, berprestasi, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Penulis : Arief Rachman