RSUD Jatisari Luncurkan Unit Pengolahan Darah dan Layanan Homecare MESRA, Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat Karawang

Header Menu


RSUD Jatisari Luncurkan Unit Pengolahan Darah dan Layanan Homecare MESRA, Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat Karawang

30 Jul 2026

KARAWANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisari terus memperkuat transformasi layanan kesehatan melalui berbagai inovasi. Pada Rabu (29/7/2026), RSUD Jatisari resmi meluncurkan Unit Pengolahan Darah (UPD) sekaligus memperkenalkan layanan kesehatan berbasis homecare MESRA (Melayani Sampai Rumah Anda) sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.


Peluncuran dua layanan strategis tersebut dihadiri Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Karawang sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.


Kehadiran Unit Pengolahan Darah (UPD) menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus menjamin ketersediaan darah, khususnya bagi masyarakat di wilayah Karawang Timur. Selama ini, pemenuhan kebutuhan darah masih bergantung pada Palang Merah Indonesia (PMI), bahkan ketika stok menipis, RSUD Jatisari harus memperoleh pasokan dari PMI Purwakarta maupun PMI Bekasi, terutama saat Ramadan dan libur Tahun Baru.


Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, M.Epid., M.M., mengatakan keberadaan Unit Pengolahan Darah diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien dan mengurangi risiko keterlambatan pelayanan medis akibat keterbatasan stok darah.


"Tujuannya adalah peningkatan kualitas pelayanan dan memastikan tidak ada lagi keterlambatan dalam penanganan medis maupun pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat," ujar dr. Anisah.


Untuk mendukung distribusi darah yang lebih efektif, RSUD Jatisari telah menjalin kerja sama dengan tujuh rumah sakit di wilayah Karawang Timur.


Pada tahap awal operasional, Unit Pengolahan Darah didukung oleh lima tenaga medis terlatih dengan target mampu mengolah sekitar 350 kantong darah setiap bulan. Saat ini, UPD telah memiliki kemampuan mengolah berbagai komponen darah, antara lain Whole Blood (WB), Leukosit, dan Trombosit, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pelayanan medis secara lebih optimal.


Tak hanya itu, RSUD Jatisari juga dipercaya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mengelola program fraksionasi plasma darah yang fasilitas pengolahannya berada di Klari, Kabupaten Karawang.


Saat ini, rumah sakit tengah mempersiapkan sarana, peralatan kesehatan, serta sumber daya manusia guna memenuhi standar sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sertifikasi tersebut ditargetkan dapat diraih pada akhir 2026 atau awal 2027.


Selain menghadirkan Unit Pengolahan Darah, RSUD Jatisari juga meluncurkan inovasi layanan MESRA (Melayani Sampai Rumah Anda), sebuah program homecare yang dirancang untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung ke rumah pasien.


Program ini lahir sebagai respons terhadap tingginya jumlah pasien peserta BPJS Kesehatan di RSUD Jatisari yang mencapai sekitar 89 hingga 90 persen, sehingga dibutuhkan layanan yang lebih mudah dijangkau dan efisien.


Melalui layanan MESRA, masyarakat Karawang, khususnya di wilayah Karawang Timur, kini dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus datang ke rumah sakit. Pada tahap awal, layanan ini menyediakan tiga jenis pelayanan utama, yakni pelayanan keperawatan, fisioterapi, serta pelayanan laboratorium berupa pengambilan sampel darah dan pemeriksaan laboratorium di rumah pasien.


RSUD Jatisari juga membuka peluang kemitraan dengan instansi pemerintah maupun perusahaan swasta di kawasan industri Karawang. Bentuk kerja sama tersebut meliputi pelayanan Medical Check-Up (MCU) bagi karyawan, penyediaan layanan dokter umum dan dokter spesialis, hingga penyelenggaraan kegiatan donor darah secara rutin di lingkungan perusahaan.


Melalui peluncuran Unit Pengolahan Darah dan layanan homecare MESRA, RSUD Jatisari menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin cepat, mudah diakses, inklusif, dan berkualitas. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Karawang, khususnya dalam memenuhi kebutuhan darah dan layanan kesehatan hingga ke rumah pasien.


Penulis : Arief Rachman