KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, yang mewakili Bupati Karawang dalam Lokakarya Fasilitasi Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Komoditas Agromaritim, yang diselenggarakan Kementerian Koperasi Republik Indonesia bekerja sama dengan Koperasi Jaya Laksana Agri, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 60 peserta yang berasal dari 30 Koperasi Desa/Kelurahan. Lokakarya bertujuan memperkuat jaringan usaha koperasi melalui pengembangan ekosistem sumber daya manusia yang terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan, khususnya pada sektor agromaritim dengan komoditas unggulan beras.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai penguatan kelembagaan, pengembangan usaha, hingga strategi membangun jejaring bisnis, tetapi juga akan mengikuti kunjungan lapangan ke lokasi pabrik sebagai bagian dari pembelajaran praktik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karawang H. Maslani menegaskan bahwa tingginya partisipasi koperasi desa menjadi bukti besarnya potensi Kabupaten Karawang dalam membangun jaringan usaha beras yang kuat dan berdaya saing.
"Kehadiran 60 peserta dari 30 koperasi desa dan kelurahan hari ini mempertegas potensi besar jaringan usaha beras di Karawang. Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Disperindagkop UKM dan Dinas Pertanian siap memfasilitasi kemudahan perizinan, pendampingan kelembagaan, hingga integrasi program. Manfaatkan sesi business matching ini dengan maksimal demi mewujudkan jaringan koperasi beras Karawang yang solid dan mandiri," ujar Maslani.
Ia optimistis sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku koperasi akan mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat melalui penguatan koperasi berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha Kementerian Koperasi RI, Cecep Setiawan, menjelaskan bahwa lokakarya dirancang selama dua hari agar peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif sekaligus pengalaman praktik di lapangan.
Menurutnya, hari pertama difokuskan pada penyampaian materi dan diskusi yang berlangsung hingga malam hari. Selanjutnya, pada hari kedua peserta akan mengunjungi pabrik untuk melihat secara langsung proses pengelolaan dan pengembangan jaringan usaha koperasi sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di daerah masing-masing.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi RI, Panel Barus, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang beserta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menuturkan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia sebagai upaya memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi yang modern, produktif, dan berkelanjutan.
Menurut Panel Barus, saat ini program tersebut masih berada dalam tahap pembangunan dan penguatan fondasi kelembagaan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam membangun jaringan usaha yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah.
Melalui penyelenggaraan lokakarya ini, diharapkan koperasi-koperasi desa di Kabupaten Karawang semakin siap membangun kemitraan usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat posisi Karawang sebagai salah satu sentra produksi beras nasional yang didukung oleh koperasi yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
Penulis : Arief Rachman
