Bupati Aep Bagikan Modul Pembelajaran Gratis, Ringankan Beban Orang Tua Siswa

Header Menu


Bupati Aep Bagikan Modul Pembelajaran Gratis, Ringankan Beban Orang Tua Siswa

25 Agu 2026

KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus meringankan beban masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui pemberian modul pembelajaran gratis bagi para siswa.


Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE., secara langsung membagikan modul pembelajaran gratis kepada siswa SDN Nagasari VI dan SMPN 5 Karawang Barat, Senin (24/8/2026).


Program tersebut menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap kebutuhan pendidikan peserta didik. Selain membantu menunjang proses belajar mengajar, pemberian modul gratis diharapkan dapat mengurangi pengeluaran orang tua untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran anak.


Tidak sekadar menyerahkan modul, Bupati Aep juga menyempatkan diri masuk ke ruang kelas dan berdialog langsung dengan para siswa. Ia ingin memastikan program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh peserta didik.


“Senang tidak dapat modul pembelajaran gratis?” tanya Bupati Aep kepada para siswa.


“Senang, Pak Bupati,” jawab para siswa secara serentak.


Salah seorang siswa mengaku senang mendapatkan modul pembelajaran gratis tersebut. Menurutnya, keberadaan modul membuat kegiatan belajar menjadi lebih mudah sekaligus membantu mengurangi biaya yang harus dikeluarkan orang tua.


“Senang karena mempermudah pelajaran, terus mengurangi biaya orang tua. Lebih ringan, tidak berat dibawa,” ujar siswa tersebut.


Bupati Aep menjelaskan, pemberian modul pembelajaran gratis merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar pendidikan masyarakat.


Ia menegaskan, materi yang terdapat dalam modul tersebut tidak disusun secara sembarangan. Penyusunan dilakukan melalui proses pembahasan bersama dengan para guru di Kabupaten Karawang, sehingga materi dan soal yang diberikan diharapkan dapat mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah.


“Yang jelas, modul ini sudah melalui proses yang kita rapatkan bersama. Guru-guru terbaik yang menyusun soal dan materinya. Guru-guru yang hebat semuanya,” kata Aep.


Menurutnya, modul tersebut memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda dengan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang selama ini menjadi salah satu perangkat penunjang pembelajaran.


“Buku modul yang kami berikan tidak berbeda dengan buku LKS. Jadi, ini bisa digunakan untuk menunjang pembelajaran siswa,” ujarnya.


Bupati Aep menyadari bahwa kebutuhan pendidikan anak tidak hanya sebatas biaya pembelajaran. Orang tua juga harus memenuhi berbagai kebutuhan lainnya, mulai dari seragam, alat tulis, perlengkapan sekolah hingga kebutuhan pendukung pendidikan lainnya.


Di tengah banyaknya kebutuhan tersebut, Pemkab Karawang berupaya mengambil peran dengan memenuhi salah satu kebutuhan pembelajaran melalui penyediaan modul secara gratis.


Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap akses pendidikan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Dengan adanya modul gratis, orang tua diharapkan dapat mengalokasikan sebagian pengeluaran untuk kebutuhan pendidikan lainnya yang juga tidak kalah penting.


Program tersebut juga menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sarana dan prasarana sekolah, tetapi juga menyentuh kebutuhan langsung peserta didik dalam menjalani proses belajar sehari-hari.


Bupati Aep berharap modul yang telah dibagikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa dan guru. Ia juga mendorong seluruh pihak di lingkungan pendidikan untuk terus membangun kolaborasi agar setiap kebijakan yang dilaksanakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Dengan pemberian modul pembelajaran gratis tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi keluarga siswa.


Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan pendidikan yang semakin mudah diakses, berkualitas, dan mampu memberikan ruang tumbuh terbaik bagi generasi muda Karawang.


Penulis : Arief Rachman