Bupati Aep Cek Progres Peningkatan Jalan Interchange Karawang Timur, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Header Menu


Bupati Aep Cek Progres Peningkatan Jalan Interchange Karawang Timur, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

22 Agu 2026

KARAWANG — Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. turun langsung mengecek progres pekerjaan peningkatan jalan di kawasan Interchange Tol Karawang Timur, Jumat (21/8/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur strategis itu berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Peningkatan jalan di kawasan Interchange Karawang Timur merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam memperbaiki kualitas infrastruktur sekaligus menata salah satu kawasan yang menjadi pintu masuk utama menuju wilayah perkotaan Karawang.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati Aep memastikan pekerjaan terus berjalan dan ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir tahun 2026.


“Kita ingin akses di kawasan Interchange Karawang Timur ini semakin baik, sehingga ke depan bisa memberikan dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas dan mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi,” ujar Bupati Aep.


Pekerjaan peningkatan jalan tersebut mencakup beberapa ruas dengan total penanganan sepanjang 416 meter. Lebar jalan bervariasi antara 7 hingga 9 meter pada masing-masing sisi, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan penataan kawasan.


Proyek tersebut dibiayai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2026, dengan nilai pekerjaan sekitar Rp6,5 miliar dan waktu pelaksanaan selama 135 hari kalender.


Tak Hanya Jalan, Drainase Jadi Perhatian


Bupati Aep menegaskan, penataan kawasan Interchange Karawang Timur tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas badan jalan. Pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap sistem drainase di kawasan tersebut.


Langkah itu dinilai penting mengingat kawasan Interchange Karawang Timur merupakan salah satu titik yang berpotensi mengalami genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.


“Jadi bukan hanya jalannya yang kita perbaiki. Drainasenya juga menjadi perhatian. Kita ingin kawasan ini lebih tertata, lebih nyaman, dan persoalan genangan yang selama ini terjadi bisa kita antisipasi,” kata Aep.


Menurut Bupati, pembenahan drainase harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas jalan. Dengan sistem drainase yang lebih baik, diharapkan air hujan dapat mengalir secara optimal sehingga tidak mengganggu aktivitas kendaraan maupun mempercepat kerusakan konstruksi jalan.


Perkuat Akses dan Wajah Karawang


Bupati Aep menilai kawasan Interchange Karawang Timur memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi salah satu akses utama kendaraan yang keluar-masuk Kabupaten Karawang.


Karena itu, peningkatan infrastruktur di kawasan tersebut diharapkan tidak hanya berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus memperkuat citra Karawang sebagai daerah yang terus berbenah.


Penataan kawasan juga akan memperhatikan aspek estetika. Infrastruktur yang semakin baik akan dipadukan dengan lingkungan yang lebih tertata sehingga kawasan Interchange Karawang Timur dapat menjadi salah satu representasi wajah Kabupaten Karawang.


“Ini merupakan salah satu pintu masuk Karawang. Jadi kita ingin ketika masyarakat maupun orang dari luar daerah masuk ke Karawang, mereka melihat infrastrukturnya baik, kawasan tertata dan nyaman,” tegasnya.


Pemerintah Kabupaten Karawang berharap pekerjaan peningkatan jalan dan penataan kawasan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu serta sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.


Dengan rampungnya proyek tersebut, kawasan Interchange Karawang Timur diharapkan mampu menjadi akses yang lebih representatif, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan kendaraan, mengurangi potensi kemacetan, serta memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi di sekitarnya.


Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk terus memperkuat pembangunan infrastruktur secara bertahap, terukur dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Penulis : Arief Rachman