KARAWANG – Ratusan peserta memeriahkan Pawai Kirab Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Syech Quro Al-Alawi di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Selasa (11/8/2026) pagi.
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung semarak dengan menampilkan beragam kreativitas peserta. Wakil Bupati Karawang H. Maslani turut hadir sekaligus melepas secara langsung peserta kirab yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kehadiran H. Maslani disambut hangat jajaran pengurus yayasan, tim hadroh MTs, serta Ketua YPI Syech Quro Al-Alawi, Hj. Siti Hasanah, S.Pd.I.
Prosesi pelepasan peserta ditandai dengan pelepasan balon oleh Wakil Bupati Karawang. Setelah itu, ratusan peserta bergerak mengikuti kirab dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Menariknya, para peserta tampil dalam beragam busana. Mulai dari pakaian adat, pakaian kreasi, hingga busana bernuansa Islami, sehingga menambah semarak suasana peringatan Maulid Nabi di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, H. Maslani mengatakan, kegiatan kirab tidak sekadar menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT.
“Kirab atau pawai ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT sekaligus untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar H. Maslani.
Menurutnya, momentum Maulid Nabi sepatutnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Peringatan tersebut harus mampu menjadi ruang untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam membangun persaudaraan, menjaga kerukunan dan memperkuat kepedulian sosial.
H. Maslani menilai, kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat secara luas memiliki nilai strategis dalam mempererat tali silaturahmi. Terlebih, keberagaman masyarakat Karawang membutuhkan semangat persatuan dan kebersamaan yang terus dirawat.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga mampu meningkatkan semangat kebersamaan dan memperkokoh persatuan umat. Terlebih di Kabupaten Karawang yang kita cintai ini,” katanya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam pelaksanaan kirab dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, persatuan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi, lanjutnya, juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda. Nilai kejujuran, kasih sayang, toleransi, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama dinilai penting untuk terus diwariskan kepada generasi penerus.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, mempererat silaturahmi dan semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah serta persatuan masyarakat di Kabupaten Karawang,” harapnya.
Semarak Pawai Kirab Maulid Nabi di Desa Cikampek Utara tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana membangun kebersamaan masyarakat. Antusiasme ratusan peserta menjadi gambaran kuatnya semangat warga dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkokoh hubungan sosial di tengah masyarakat.
Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, guyub, serta menjunjung tinggi persatuan dan kerukunan.
Penulis : Arief Rachman
