Menjelang HUT ke-393 Karawang, Sekda Asep Aang Dorong Inovasi Konkret dan Kedisiplinan ASN

Header Menu


Menjelang HUT ke-393 Karawang, Sekda Asep Aang Dorong Inovasi Konkret dan Kedisiplinan ASN

24 Agu 2026

KARAWANG — Menjelang puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 yang akan berlangsung pada 14 September 2026, Pemerintah Kabupaten Karawang terus mendorong penguatan kinerja aparatur sekaligus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., MP, saat memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karawang, Senin (24/8/2026).


Dalam arahannya, Sekda memberikan apresiasi terhadap tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Setda. Ia menyebut, pada apel pagi tersebut tidak ditemukan ASN yang hadir tanpa keterangan, selain mereka yang sedang menjalankan cuti maupun tidak masuk karena sakit.


Menurutnya, cuti merupakan hak setiap ASN. Namun, hak tersebut harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, komitmen, serta kedisiplinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Cuti memang merupakan hak seluruh ASN, namun komitmen dan kedisiplinan mengabdi kepada masyarakat tetap harus menjadi yang utama,” ujar Asep Aang dalam arahannya.


Selain menyoroti kedisiplinan, Sekda juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar memasuki penghujung Agustus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan, khususnya terkait penyerapan anggaran.


Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan belanja daerah berjalan seimbang dengan target pendapatan serta sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.


“Memasuki periode triwulan, kita harus melihat kembali sejauh mana penyerapan anggaran berjalan, termasuk kesesuaian antara pendapatan dan belanja daerah,” tegasnya.


HUT Karawang Harus Jadi Momentum Perubahan


Sekda kemudian menyinggung persiapan menuju puncak Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 yang kini memasuki H-21. Menurutnya, momentum hari jadi daerah tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial dan rutinitas tahunan semata.


Sebaliknya, peringatan hari jadi harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat perubahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Asep Aang meminta seluruh ASN tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi mampu menghadirkan gagasan dan aksi nyata sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.


“Momentum hari jadi jangan sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi harus menjadi pemicu lahirnya inovasi konkret,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa inovasi tidak selalu harus berbentuk program besar. Perubahan sederhana dalam tata kelola pemerintahan, percepatan pelayanan, efisiensi pekerjaan, pemanfaatan teknologi, hingga peningkatan respons terhadap kebutuhan masyarakat juga merupakan bagian penting dari inovasi pemerintahan.


ASN Dituntut Hadir dengan Kinerja Nyata


Semangat menuju Hari Jadi Karawang ke-393, lanjut Sekda, harus diterjemahkan dalam bentuk kinerja yang terukur. Setiap ASN diharapkan mampu memahami bahwa keberadaan aparatur pada akhirnya harus memberikan manfaat bagi masyarakat.


Karena itu, kedisiplinan, integritas, profesionalitas dan inovasi harus menjadi satu kesatuan dalam menjalankan tugas pemerintahan.


“Yang dibutuhkan bukan hanya kehadiran secara fisik, tetapi juga kehadiran melalui kinerja dan pelayanan yang nyata,” ujarnya.


Sekda juga mengingatkan agar seluruh jajaran Setda menjaga koordinasi dan komunikasi dalam menjalankan setiap program. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai target pembangunan daerah diharapkan dapat dicapai secara lebih efektif dan tepat sasaran.


Menjelang puncak Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 pada 14 September mendatang, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap semangat peringatan hari jadi dapat menjadi energi baru bagi seluruh aparatur untuk bekerja lebih disiplin, adaptif dan inovatif.


Dengan demikian, Hari Jadi Karawang tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sejarah daerah, tetapi juga menjadi titik penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang semakin profesional serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.


Karawang Motekar—Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif—diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar tercermin dalam kerja nyata seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang.


Penulis : Arief Rachman