JATINANGOR — Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., menjadi narasumber dalam kegiatan Silaturahmi Nasional 25 Tahun Pengabdian STPDN Angkatan 09 atau Niners yang digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Aang menyampaikan materi bertajuk “Kiat Sukses Karier Menjadi Pamong yang Profesional, Berdaya Saing, dan Berintegritas.” Materi tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian refleksi perjalanan 25 tahun pengabdian para alumni STPDN Angkatan 09 sekaligus pembekalan bagi para Praja IPDN.
Di hadapan peserta, Asep Aang menekankan bahwa perjalanan karier seorang pamong tidak cukup hanya ditopang oleh ambisi untuk mencapai posisi tertentu. Menurutnya, ambisi harus berjalan beriringan dengan integritas agar setiap langkah dalam pengabdian tetap berada pada koridor yang benar.
“Ambisi membuat kita bergerak. Integritas memastikan kita tidak salah arah,” tegas Asep Aang.
Ia mengatakan, menjadi aparatur pemerintahan merupakan sebuah perjalanan pengabdian yang membutuhkan profesionalisme, kemampuan beradaptasi, daya saing, serta integritas yang kuat.
Menurutnya, tantangan birokrasi dan pemerintahan terus berkembang sehingga seorang pamong dituntut untuk tidak berhenti belajar. Kemampuan memahami perubahan, membangun kolaborasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi bagian penting dari profesionalisme aparatur.
Asep Aang juga mengingatkan para Praja IPDN agar sejak dini membangun karakter dan etos pengabdian. Kompetensi teknis, kata dia, harus diperkuat dengan sikap disiplin, tanggung jawab, serta komitmen menjaga kepercayaan publik.
“Semoga adik-adik Praja kelak menjadi Pamong yang profesional, berdaya saing, dan berintegritas,” ujarnya.
Bagi Asep Aang dan rekan-rekan Niners yang telah melewati seperempat abad perjalanan pengabdian, momentum Silaturahmi Nasional tersebut juga menjadi ruang untuk melakukan refleksi sekaligus menatap masa depan.
Setelah 25 tahun menjalankan tugas di berbagai bidang pemerintahan, pengabdian tidak semata-mata dimaknai sebagai pencapaian personal maupun perjalanan karier. Lebih jauh, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk membangun dan menyiapkan generasi penerus birokrasi.
“Dan semoga bagi rekan-rekan Niners yang sudah 25 tahun mengabdi, perjalanan kita ke depan bukan hanya tentang mempertahankan apa yang sudah kita capai, tetapi juga tentang menyiapkan generasi berikutnya untuk melanjutkan pengabdian,” kata Asep Aang.
Silaturahmi Nasional 25 Tahun Pengabdian STPDN Angkatan 09 di IPDN Jatinangor tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat jejaring alumni dan meneguhkan kembali semangat pengabdian sebagai pamong pemerintahan.
Bagi generasi muda praja, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa karier di pemerintahan bukan sekadar tentang jabatan, melainkan tentang bagaimana kompetensi dan integritas digunakan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat profesionalisme, daya saing dan integritas, para pamong diharapkan mampu menjawab dinamika pemerintahan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat dalam setiap amanah yang diberikan.
Penulis : Arief Rachman
