Dari Ruang Kelas ke Ekosistem Bisnis, Bupati Aep Dorong Kolaborasi Kampus, Industri dan Pemerintah untuk Karawang

Header Menu


Dari Ruang Kelas ke Ekosistem Bisnis, Bupati Aep Dorong Kolaborasi Kampus, Industri dan Pemerintah untuk Karawang

27 Sep 2026


KARAWANG — Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan, mahasiswa, industri, dan pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya inovasi serta kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Karawang.


Pesan tersebut disampaikan Bupati Aep saat menghadiri Seminar dan Talkshow “From Classroom to Ecosystem” di LSI, Sabtu (26/9/2026) pagi.


Kegiatan yang mengusung tema “From Theory to Real Business” tersebut menjadi ruang pertemuan sekaligus pertukaran gagasan antara kalangan akademisi, mahasiswa, pelaku dunia industri, dan pemerintah daerah.


Menurut Bupati Aep, pengetahuan yang diperoleh di lingkungan pendidikan perlu didorong agar tidak berhenti pada tataran teori. Pengetahuan harus mampu diterjemahkan menjadi inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung perkembangan ekonomi daerah.


“Mari kita ubah pengetahuan menjadi inovasi, inovasi menjadi kolaborasi, dan kolaborasi menjadi kontribusi nyata bagi Karawang,” tegas Aep dalam sambutannya.


Ia menilai, perkembangan Karawang sebagai salah satu kawasan industri strategis membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan teknologi.


Karena itu, hubungan antara kampus dan industri dinilai perlu terus diperkuat. Mahasiswa sebagai generasi muda juga diharapkan memperoleh ruang untuk mengembangkan gagasan, kreativitas, serta kemampuan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.


Bupati Aep mengatakan, pemerintah daerah memiliki peran dalam menciptakan ekosistem yang memungkinkan berbagai pihak dapat saling terhubung dan berkolaborasi.


“Harapannya, dengan kolaborasi dan sinergi antara kampus, mahasiswa, industri, dan pemerintah, akan lahir inovasi-inovasi yang memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat Karawang,” ujarnya.


Ia menambahkan, sinergi lintas sektor menjadi salah satu kunci untuk memastikan potensi besar yang dimiliki Karawang dapat diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan lahirnya berbagai terobosan baru.


Melalui forum “From Classroom to Ecosystem”, gagasan dan pengetahuan yang lahir dari lingkungan akademik diharapkan dapat memiliki jalur untuk dikembangkan menjadi solusi, inovasi, maupun peluang usaha yang memiliki nilai tambah.


Bupati Aep juga mengajak seluruh elemen, khususnya generasi muda dan mahasiswa, untuk tidak hanya menjadi pengguna perkembangan zaman, tetapi turut mengambil peran sebagai pencipta inovasi.


Dengan demikian, keberadaan perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membentuk ekosistem yang saling memperkuat untuk mendukung pembangunan Karawang.


Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan gagasan yang tidak hanya berhenti dalam ruang seminar atau ruang kelas, tetapi dapat diwujudkan menjadi karya, usaha, inovasi, dan kontribusi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


Semangat itulah yang menjadi pesan utama kegiatan tersebut: dari teori menuju bisnis, dari inovasi menuju kolaborasi, dan dari kolaborasi menuju kontribusi nyata bagi Karawang.


Penulis : Arief Rachman