Gebyar PATEN Rawamerta 2026, Pemkab Karawang Perkuat Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan

Header Menu


Gebyar PATEN Rawamerta 2026, Pemkab Karawang Perkuat Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan

22 Sep 2026

KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Rawamerta 2026, Selasa (22/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di tingkat kecamatan dan desa.


Rangkaian kegiatan PATEN diawali dengan keikutsertaan Inspektur Daerah bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dalam kegiatan bazar UMKM dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom.


Selanjutnya, pelayanan PATEN menghadirkan berbagai fasilitas pelayanan publik, kesehatan, serta administrasi bagi masyarakat Kecamatan Rawamerta. Dengan konsep pelayanan yang lebih dekat, masyarakat diharapkan dapat memperoleh berbagai kebutuhan layanan pemerintahan secara lebih cepat, mudah, dan efektif tanpa harus menempuh jarak yang jauh.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga meresmikan hasil rehabilitasi ruang kelas di SDN Pasirkaliki 1. Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula modul pembelajaran gratis dari Pemerintah Kabupaten Karawang kepada para siswa.


Penyerahan modul tersebut mendapat sambutan antusias dari para guru, orang tua siswa, serta peserta didik. Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus upaya meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran anak.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang menjelaskan, saat ini pemerintah daerah telah menyediakan modul pembelajaran secara gratis untuk lima mata pelajaran dari total sembilan mata pelajaran pada jenjang pendidikan SD dan SMP.


Sementara itu, empat mata pelajaran lainnya dapat diperoleh secara mandiri melalui Koperasi Merah Putih.


Pemerintah Kabupaten Karawang berharap dukungan masyarakat agar program tersebut dapat terus dikembangkan. Targetnya, pada tahun mendatang seluruh sembilan mata pelajaran di jenjang SD maupun SMP, baik sekolah negeri maupun swasta, dapat memperoleh fasilitas modul pembelajaran secara gratis.


Selain pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan, perhatian juga diberikan terhadap tata kelola anggaran sekolah. Inspektur Daerah mengingatkan para kepala sekolah dan pihak terkait agar pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilakukan secara maksimal, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peruntukannya.


Perencanaan penggunaan anggaran, kata dia, harus disusun secara matang serta dapat dipertanggungjawabkan demi memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.


Gebyar PATEN Rawamerta 2026 pun tidak hanya menjadi momentum menghadirkan pelayanan administrasi di tengah masyarakat, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh, S.E. dan Wakil Bupati H. Maslani optimistis peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat dapat terus didorong secara berkelanjutan.


Pemerataan pembangunan hingga tingkat kecamatan menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan di pusat pemerintahan, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat Karawang.


Penulis : Arief Rachman