Jelang Hari Jadi ke-393, Bupati Karawang dan Forkopimda Ziarah ke Makam Syech Quro dan Raden Adipati Singaperbangsa

Header Menu


Jelang Hari Jadi ke-393, Bupati Karawang dan Forkopimda Ziarah ke Makam Syech Quro dan Raden Adipati Singaperbangsa

13 Sep 2026

KARAWANG — Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, dan para camat melaksanakan ziarah serta doa bersama di Maqom Syech Quro dan Makam Raden Adipati Singaperbangsa, Minggu (13/9/2026).


Ziarah tersebut berlangsung khidmat. Para peserta mengikuti doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh pendahulu yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Karawang.


Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum refleksi bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk mengenang sejarah sekaligus memanjatkan doa bagi masa depan Kabupaten Karawang.


Usai berziarah di Maqom Syech Quro, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Makam Raden Adipati Singaperbangsa yang dikenal sebagai bupati pertama Karawang.


Di kompleks makam tersebut, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan keagamaan itu menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Rasulullah sekaligus menggali kembali keteladanan akhlak dan nilai-nilai kehidupan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.


Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengatakan, ziarah menjelang Hari Jadi Kabupaten Karawang tidak semata-mata menjadi agenda seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk menjaga ingatan kolektif terhadap sejarah dan menghormati jasa para pendahulu.


“Ziarah ini menjadi momentum bagi kita untuk menghormati sejarah, mengenang jasa para pendahulu, sekaligus memanjatkan doa agar Karawang senantiasa diberikan keberkahan dan terus menjadi daerah yang aman, maju, dan sejahtera,” ujar Aep.


Menurutnya, perjalanan Kabupaten Karawang selama 393 tahun harus menjadi bahan refleksi bersama. Sejarah panjang yang telah dilalui menjadi pijakan penting untuk menentukan arah pembangunan daerah ke depan.


Karena itu, semangat membangun Karawang, kata Aep, harus terus dirawat melalui kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen daerah.


“Semangat membangun Karawang harus terus kita jaga. Kita hormati sejarahnya, kita syukuri perjalanannya, dan kita lanjutkan perjuangan untuk mewujudkan Karawang maju,” katanya.


Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kerja pemerintah, tetapi juga dukungan dan sinergi seluruh unsur masyarakat. Pemerintah daerah, Forkopimda, perangkat daerah, para camat hingga masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.


Momentum Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 pun diharapkan tidak berhenti pada perayaan semata. Peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk menengok kembali perjalanan daerah, menguatkan rasa syukur, sekaligus membangun komitmen bersama menghadapi tantangan pembangunan.


Rangkaian ziarah dan Maulid Nabi Muhammad SAW juga memperkuat nilai kebersamaan antara pemerintah daerah, Forkopimda, jajaran perangkat daerah dan masyarakat.


Dengan menempatkan sejarah, nilai religius, serta semangat kolaborasi sebagai bagian dari peringatan hari jadi, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap perjalanan 393 tahun Kabupaten Karawang dapat menjadi energi baru untuk melanjutkan pembangunan menuju daerah yang semakin maju, aman, sejahtera, dan berdaya saing.


Penulis : Arief Rachman