Karawang Urban Culture Vol. 2 Padukan Seni Urban dan Ekonomi Kreatif, Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar

Header Menu


Karawang Urban Culture Vol. 2 Padukan Seni Urban dan Ekonomi Kreatif, Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar

12 Sep 2026

 

KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang memadukan geliat seni urban dengan penguatan ekonomi kreatif melalui gelaran Karawang Urban Culture Vol. 2 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393.


Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Karangpawitan, Jumat (11/9/2026), tidak sekadar menjadi ruang ekspresi bagi pelaku seni dan komunitas kreatif. Ajang tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


Beragam pertunjukan disuguhkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari musik modern, komedi, musik Islami, tarian Bollywood, barongsai, tari tradisional yang dibawakan sanggar lokal, hingga kolaborasi musik daerah.


Keragaman penampilan itu menggambarkan dinamika budaya perkotaan Karawang yang terus berkembang seiring perubahan sosial dan ekonomi daerah.


Wakil Bupati Karawang H. Maslani mengatakan, perkembangan Karawang dari daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional menjadi kawasan industri strategis turut membentuk dinamika budaya perkotaan yang semakin beragam.


Menurutnya, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan ruang kreatif yang mampu mempertemukan unsur budaya, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat.


"Keterlibatan bazar UMKM hingga stand di Lapangan Karangpawitan menegaskan komitmen bersama bahwa kebudayaan dan ekonomi kreatif harus saling menguatkan," ujar Maslani.


Ia menilai, kegiatan kebudayaan tidak hanya memiliki nilai hiburan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi masyarakat. Ketika ruang seni dan kegiatan publik dipadukan dengan aktivitas UMKM, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk mereka.


Capaian transaksi UMKM dalam rangkaian kegiatan tersebut pun menunjukkan adanya perputaran ekonomi yang cukup signifikan.


Berdasarkan data rekapitulasi hingga 10 September 2026, akumulasi omzet penjualan UMKM telah mencapai Rp1.160.233.985, atau sekitar Rp1,16 miliar.


Angka tersebut menjadi indikator bahwa kegiatan yang melibatkan UMKM dapat memberikan dampak ekonomi langsung, sekaligus membuka ruang promosi bagi produk-produk lokal Karawang.


Konsep tersebut sejalan dengan semangat Karawang Motekar, yang merupakan akronim dari Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif.


Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap perkembangan UMKM dan ekonomi kreatif lokal. Penguatan sektor tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang tidak hanya bertumpu pada sektor industri, tetapi juga memberi ruang lebih luas bagi kreativitas dan kewirausahaan masyarakat.


Karawang Urban Culture Vol. 2 sekaligus memperlihatkan bahwa perkembangan budaya perkotaan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian seni tradisional. Kolaborasi berbagai genre pertunjukan menjadi ruang pertemuan antara kreativitas generasi muda, komunitas seni, budaya lokal, dan potensi ekonomi masyarakat.


Dengan demikian, peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diarahkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.


Pemerintah daerah berharap dukungan terhadap UMKM, seni, dan ekonomi kreatif dapat terus diperluas sehingga potensi lokal Karawang mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru yang berkelanjutan.


Penulis : Arief Rachman