Pemkab Karawang Evaluasi Stunting, Bupati Aep Syaepuloh Tekankan Keseriusan Jajaran

Header Menu


Pemkab Karawang Evaluasi Stunting, Bupati Aep Syaepuloh Tekankan Keseriusan Jajaran

12 Sep 2026

KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang memperkuat komitmen pencegahan dan penanganan stunting dengan menggelar Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Stunting Kabupaten Karawang Tahun 2026.


Rapat tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memastikan berbagai intervensi penanganan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran di lapangan.


Kegiatan dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Karawang.


Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menegaskan bahwa persoalan stunting harus menjadi perhatian serius seluruh jajaran pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting tidak semata-mata diukur dari capaian angka, tetapi harus dilihat dari dampaknya terhadap kualitas tumbuh kembang anak dan masa depan generasi Karawang.


“Saya minta seluruh jajaran serius dalam menangani stunting. Ini bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut masa depan anak-anak kita dan masa depan Karawang,” tegas Aep.


Ia menekankan, pencegahan dan penanganan stunting membutuhkan kerja bersama yang dilakukan secara terukur, terpadu, dan berkelanjutan. Upaya tersebut tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan, tetapi harus melibatkan berbagai sektor yang berkaitan langsung dengan kondisi keluarga dan lingkungan tempat anak tumbuh.


Menurut Aep, intervensi perlu diperkuat melalui pemenuhan kebutuhan gizi, edukasi kepada masyarakat, perbaikan sanitasi, serta memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan.


Karena itu, Bupati meminta seluruh OPD, camat, hingga jajaran puskesmas memperkuat koordinasi dan tidak berhenti pada pelaksanaan program secara administratif.


Setiap program, kata dia, harus dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama keluarga yang memiliki risiko stunting.


“Kita ingin anak-anak Karawang tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Kalau hari ini kita serius menyelamatkan tumbuh kembang anak, insyaallah kita sedang menyelamatkan masa depan Karawang,” ujarnya.


Aep menilai pembangunan daerah tidak cukup hanya ditopang pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan sumber daya manusia harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pembangunan Karawang.


Dalam konteks tersebut, penanganan stunting menjadi salah satu investasi jangka panjang pemerintah daerah untuk memastikan anak-anak Karawang memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal.


Ia pun mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk melihat persoalan stunting secara lebih komprehensif, mulai dari kondisi kesehatan ibu dan anak, kecukupan gizi, pola asuh, lingkungan, sanitasi, hingga akses terhadap berbagai layanan dasar.


Langkah tersebut dinilai penting agar intervensi yang dilakukan pemerintah tidak bersifat parsial, melainkan mampu menyentuh akar persoalan dan menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.


Komitmen bersama tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Karawang dalam mewujudkan visi Karawang Maju, yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada lahirnya generasi yang sehat, berkualitas, dan mampu menjadi penggerak pembangunan daerah.


“Karawang Maju bukan hanya tentang pembangunan hari ini, tetapi bagaimana kita menyiapkan generasi yang akan membawa Karawang semakin maju di masa depan,” pungkasnya.


Penulis : Arief Rachman