KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang memperkuat komitmen menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama melalui kegiatan Bupati Menyapa, Hiburan Kesenian di 30 Kecamatan, dan Harmoni Nusantara yang digelar di Plaza Pemerintah Kabupaten Karawang, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393, sekaligus momentum untuk mempererat persaudaraan masyarakat di tengah keberagaman agama, suku, budaya, dan organisasi kemasyarakatan.
Suasana Plaza Pemkab Karawang semakin semarak ketika 393 peserta paduan suara lintas agama dan lintas organisasi tampil membawakan lagu Mars Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Penampilan tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus pesan kuat bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk membangun persatuan. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi kekuatan dalam menjaga Karawang tetap aman, damai, dan harmonis.
Kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan hibah kepada lima pemuka agama sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan kehidupan keagamaan serta kerukunan masyarakat di Kabupaten Karawang.
Selain itu, turut dilakukan penyerahan penghargaan dalam Lomba Video Reels dengan tema “Karawang dari Masa ke Masa”. Lomba tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenalkan perjalanan sejarah dan perkembangan Kabupaten Karawang dari masa ke masa.
Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Kerukunan. Deklarasi dilakukan oleh Bupati Karawang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Kementerian Agama.
Deklarasi tersebut menjadi penegasan bersama untuk terus menjaga perdamaian, menghormati perbedaan keyakinan, serta membangun kehidupan sosial yang dilandasi sikap saling menghargai.
Semangat kerukunan itu sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang tidak hanya bertumpu pada aspek infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada kekuatan sosial masyarakat.
Melalui kegiatan Harmoni Nusantara, Pemkab Karawang ingin memastikan keberagaman yang hidup di tengah masyarakat menjadi modal sosial dalam memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas daerah.
Momentum Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 pun tidak sekadar menjadi perayaan usia daerah, tetapi juga menjadi refleksi atas pentingnya merawat kebersamaan.
Dengan semangat Karawang Motekar — Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif, seluruh elemen masyarakat diajak terus memperkuat toleransi dan gotong royong demi Karawang yang semakin maju, aman, dan harmonis.
Kerukunan lintas agama yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi pesan bahwa pembangunan Karawang merupakan tanggung jawab bersama, dengan keberagaman sebagai kekuatan untuk melangkah menuju masa depan.
Penulis : Arief Rachman
