KARAWANG — Kecamatan Rawamerta terus mendorong penguatan sistem pelaporan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) berbasis digital. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Alur Pelaporan Trantibumlinmas menggunakan Linktree bagi anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kecamatan Rawamerta.
Kegiatan yang berlangsung Kamis, 10 September 2026, tersebut digelar di Aula Kantor Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, dengan melibatkan anggota Satlinmas dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Rawamerta.
Sosialisasi dibuka oleh Camat Rawamerta Dadan Nurdiansyah, S.IP., M.Kesos., didampingi Sekretaris Kecamatan Rawamerta Sandi Susilo, SH. Sementara materi sosialisasi sekaligus simulasi teknis alur pelaporan disampaikan oleh Mohamad Nurpahdi, S.STP.
Kegiatan ini diarahkan untuk memastikan seluruh anggota Satlinmas memahami mekanisme pelaporan secara seragam, mulai dari pelaporan rutin hingga penyampaian informasi ketika terjadi gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing.
Penggunaan Linktree menjadi bagian dari upaya menyederhanakan akses pelaporan melalui platform digital. Dengan alur yang lebih terstruktur, informasi dari tingkat desa diharapkan dapat diterima dengan lebih cepat dan memudahkan proses koordinasi antara Satlinmas, pemerintah desa, kecamatan, hingga unsur terkait.
“Pelaporan lebih mudah, informasi lebih cepat, koordinasi semakin tertib,” menjadi semangat yang ditekankan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sesuai jadwal, sosialisasi dan simulasi dilaksanakan dalam dua sesi agar seluruh desa dapat mengikuti kegiatan secara langsung tanpa diwakilkan.
Sesi pertama dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti Desa Sukamerta, Cibadak, Kutawargi, Sukapura, Panyingkiran, Pasirkaliki, dan Pasirawi.
Sementara sesi kedua dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai dengan peserta dari Desa Balongsari, Mekarjaya, Sekarwangi, Purwamekar, Sukaraja, dan Gombongsari.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima penjelasan mengenai mekanisme pelaporan, tetapi juga mengikuti simulasi alur pelaporan secara langsung. Pola ini diharapkan membuat anggota Satlinmas lebih memahami tahapan yang harus dilakukan ketika menyampaikan laporan.
Penguatan kapasitas tersebut dinilai penting karena Satlinmas merupakan salah satu unsur yang bersentuhan langsung dengan dinamika keamanan, ketenteraman, ketertiban, serta perlindungan masyarakat di tingkat lingkungan dan desa.
Melalui sistem pelaporan yang lebih tertata, setiap informasi yang masuk diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik sehingga memudahkan pemantauan, tindak lanjut, serta koordinasi apabila diperlukan penanganan lebih lanjut.
Kecamatan Rawamerta berharap seluruh anggota Satlinmas dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara konsisten, baik dalam menjalankan pelaporan rutin mingguan maupun ketika melaporkan suatu kejadian di lapangan.
Digitalisasi pelaporan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola pelayanan pemerintahan di tingkat kewilayahan. Kecepatan penyampaian informasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung respons terhadap berbagai persoalan ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
Dengan pemahaman yang sama serta dukungan sistem pelaporan berbasis digital, Kecamatan Rawamerta menargetkan koordinasi Trantibumlinmas dapat berjalan semakin efektif, responsif, dan terdokumentasi.
Pada akhirnya, penguatan sistem pelaporan bukan sekadar persoalan penggunaan teknologi, tetapi juga upaya membangun pola kerja Satlinmas yang lebih disiplin, terukur, dan mampu mendukung terciptanya ketenteraman serta ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Rawamerta.
Penulis : Arief Rachman
