KARAWANG — Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Tuparev hingga kawasan Alun-Alun Kabupaten Karawang, Jumat (18/9/2026) malam. Mereka antusias menyaksikan Helaran Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang.
Mengusung tema “Karawang Dari Masa Ke Masa”, helaran tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 sekaligus ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan perjalanan sejarah dan kekayaan budaya daerah secara langsung.
Kemegahan acara diawali dengan pertunjukan tari kolosal yang mengangkat sejarah Karawang. Setelah itu, kemeriahan dilanjutkan melalui pawai mobil hias yang diikuti berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, BUMD, BUMN hingga kawasan industri.
Setiap kendaraan hias menyajikan representasi perjalanan Karawang dari berbagai periode, mulai dari masa prasejarah, era kerajaan, kehidupan agraris, hingga perkembangan Karawang sebagai salah satu kawasan industri modern.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur helaran. Warga dari berbagai kalangan rela berdiri di sepanjang jalan untuk menyaksikan beragam pertunjukan seni dan kendaraan hias yang membawa pesan sejarah serta identitas daerah.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), instansi terkait, pelaku kegiatan, serta masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang.
“Selamat Hari Jadi kepada seluruh masyarakat Karawang. Terima kasih atas kolaborasinya,” ujar Bupati Aep.
Menurutnya, momentum Hari Jadi bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meneguhkan komitmen dalam membangun Kabupaten Karawang.
Bupati Aep juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan semangat MOTEKAR, yakni Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif, sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah.
Semangat tersebut, kata dia, perlu diwujudkan melalui kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan.
Sejumlah capaian dan program pembangunan Kabupaten Karawang turut menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah. Di sektor infrastruktur, pemerintah terus melakukan perbaikan dan penataan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Tol Karawang Barat, Karawang Timur, Telukjambe, Cikampek, Pedes dan Pakisjaya.
Penataan pedestrian di kawasan Johar-Tuparev juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang publik dan kawasan perkotaan yang lebih tertata.
Di bidang pendidikan, Pemkab Karawang menjalankan program pembagian modul gratis bagi siswa SD dan SMP negeri, disertai renovasi bangunan sekolah secara bertahap.
Sementara di sektor kesehatan, pemerintah daerah terus mengoptimalkan jaminan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) agar masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan.
Bupati Aep juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas yang terjadi selama proses pembangunan infrastruktur berlangsung.
Menurutnya, pembangunan membutuhkan proses dan tahapan yang tidak selalu dapat berjalan tanpa dampak terhadap aktivitas masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mendukung berbagai program pembangunan yang sedang dilaksanakan.
“Pembangunan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Karawang yang semakin maju,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum peringatan Hari Jadi tersebut.
Helaran Budaya HUT ke-393 Kabupaten Karawang akhirnya tidak hanya menjadi tontonan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali perjalanan panjang Karawang—dari masa ke masa—sekaligus meneguhkan semangat kebersamaan dalam menyongsong masa depan daerah.
Dengan semangat Karawang MOTEKAR, peringatan Hari Jadi ke-393 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi warga Karawang.
Penulis : Arief Rachman
