Bupati Aep Lantik 31 Pejabat Pemkab Karawang, Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan

Header Menu


Bupati Aep Lantik 31 Pejabat Pemkab Karawang, Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan

23 Okt 2026

KARAWANG — Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., melantik dan mengambil sumpah jabatan 31 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jumat (23/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, Bupati menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja serta kapabilitas aparatur, bukan melalui praktik jual beli jabatan.


Pelantikan berlangsung di Aula Husni Hamid, Kabupaten Karawang, dengan mencakup pejabat administrator, pejabat pengawas, kepala puskesmas, hingga kepala sekolah. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 800.1.3.3/Kep.1975-BKPSDM/2026.


Dari total 31 pejabat yang dilantik, sebanyak lima orang merupakan pejabat struktural, terdiri atas tiga pejabat administrator dan dua pejabat pengawas. Selain itu, terdapat tiga kepala puskesmas dan 23 kepala sekolah, yang meliputi 18 kepala sekolah dasar (SD) serta lima kepala sekolah menengah pertama (SMP).


Pelantikan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.


Bupati Aep Tegaskan Jabatan Berbasis Kinerja


Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa penempatan dan pergeseran jabatan merupakan bagian dari evaluasi terhadap kinerja serta kemampuan aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.


Ia juga menekankan bahwa proses rotasi dan mutasi tersebut tidak disertai praktik transaksi atau jual beli jabatan.


"Tidak ada jual beli jabatan. Ini merupakan hasil kinerja Bapak dan Ibu semua. Maka, saya minta segera bekerja dengan sebaik-baiknya," tegas Aep.


Pernyataan tersebut menjadi penegasan kepada para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah jabatan secara profesional, bertanggung jawab, serta berorientasi pada pencapaian target kinerja pemerintahan.


Bupati juga meminta seluruh pejabat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di tempat masing-masing. Menurutnya, jabatan bukan sekadar kedudukan dalam struktur organisasi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


Pendidikan dan Kesehatan Jadi Perhatian


Selain menyoroti kinerja birokrasi, Bupati Aep menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama melalui sektor pendidikan dan kesehatan.


Menurutnya, kualitas SDM merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karawang.


Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendukung secara bertahap. Upaya tersebut perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan, kompetensi tenaga pendidik, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


Kehadiran kepala sekolah dan kepala puskesmas dalam pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pelaksanaan pelayanan dasar di tingkat satuan pendidikan dan fasilitas kesehatan.


Para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, meningkatkan disiplin kerja, serta menghadirkan pelayanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Minta Pejabat Perkuat Sinergi dan Kerja Tim


Bupati Aep juga mengingatkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak dapat dicapai secara individual. Diperlukan koordinasi, komunikasi, dan kerja sama yang solid di antara seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).


Ia meminta para pejabat membangun sinergi di lingkungan kerja masing-masing agar program pemerintah dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Menurutnya, setiap pejabat harus mampu menjalankan fungsi kepemimpinan dengan baik, membangun suasana kerja yang produktif, serta memastikan setiap program dan kegiatan dilaksanakan sesuai tugas pokok dan fungsi.


Sinergi antarlembaga juga diperlukan agar berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan secara terarah, mulai dari peningkatan pelayanan administrasi pemerintahan hingga penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.


Pelantikan Jadi Momentum Peningkatan Pelayanan Publik


Pelantikan 31 pejabat tersebut menjadi momentum bagi Pemkab Karawang untuk memperkuat kinerja organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Pergantian maupun penempatan pejabat diharapkan tidak berhenti pada perubahan struktur organisasi, tetapi diikuti dengan peningkatan produktivitas, kedisiplinan, inovasi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas.

Bagi pejabat yang baru dilantik, tantangan berikutnya adalah membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui kinerja terukur dan program kerja yang berorientasi pada kepentingan publik.


Dengan penguatan koordinasi dan peningkatan kualitas aparatur, Pemkab Karawang diharapkan mampu mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Penegasan Bupati Aep mengenai pentingnya kinerja, integritas, dan kerja sama menjadi pesan utama dalam pelantikan tersebut. Seluruh pejabat diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama.


Penulis : Arief Rachman