KARAWANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang meneguhkan komitmen mewujudkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara digital yang aman, damai, transparan, dan berintegritas melalui Deklarasi Damai yang digelar di Plaza Pemda Karawang, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, menjaga kondusivitas masyarakat, sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya demokrasi yang sehat di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., menegaskan bahwa Kabupaten Karawang tengah memasuki babak baru dalam penyelenggaraan demokrasi desa melalui penerapan sistem pemilihan kepala desa secara digital.
Menurutnya, pelaksanaan Pilkades digital yang dijadwalkan pada 22 November 2026 menjadi langkah menuju proses demokrasi yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
"Karawang tengah berdiri di ambang sejarah baru. Kita bersiap menyambut pesta demokrasi tingkat desa yang lebih modern, transparan, dan akuntabel melalui Pilkades secara digital yang akan dilaksanakan pada 22 November 2026," ujar Aep.
Bupati menekankan, keberhasilan pelaksanaan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem dan penyelenggaraan teknis, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menghormati perbedaan pilihan di tengah masyarakat.
Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026, Aep secara khusus mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan kondusif.
Ia menilai, pemuda memiliki peran strategis bukan hanya sebagai bagian dari proses demokrasi, melainkan juga sebagai penggerak perubahan sosial, penjaga persatuan, dan perekat kerukunan di lingkungan masyarakat.
"Kami mengajak seluruh pemuda dan pemudi di Kabupaten Karawang untuk mengambil peran aktif. Jadilah pionir perubahan, benteng kontrol sosial, sekaligus perekat kerukunan di tengah masyarakat. Mari bersama-sama mewujudkan pesta demokrasi yang aman, damai, dan kondusif," ajaknya.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda yang mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan pilihan dalam kontestasi politik di tingkat desa diharapkan tidak menjadi alasan untuk memecah hubungan persaudaraan maupun mengganggu keharmonisan masyarakat.
Diikuti 200 Calon Kepala Desa dari 67 Desa
Deklarasi Damai Pilkades Serentak secara digital tersebut diikuti 200 calon kepala desa yang berasal dari 67 desa di 25 kecamatan di Kabupaten Karawang.
Melalui deklarasi ini, para calon kepala desa menyatakan komitmen untuk menjaga ketertiban, menciptakan suasana damai, serta menjunjung tinggi integritas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat desa. Setiap calon kepala desa diharapkan mampu menunjukkan kedewasaan dalam berkompetisi, menghormati hak masyarakat dalam menentukan pilihan, serta menerima seluruh proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain para calon kepala desa, dukungan seluruh elemen masyarakat juga diperlukan agar pelaksanaan Pilkades dapat berlangsung tanpa konflik maupun tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Bupati Tekankan Komitmen Nyata, Bukan Sekadar Seremoni
Bupati Aep berharap, Deklarasi Damai tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, komitmen yang telah disampaikan harus diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan tindakan nyata oleh para calon kepala desa maupun seluruh pihak yang terlibat.
Menurutnya, suasana demokrasi yang kondusif membutuhkan tanggung jawab bersama. Para calon kepala desa diharapkan dapat mengedepankan persaingan yang sehat, menghindari provokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang dapat memicu perselisihan di tengah masyarakat.
Masyarakat juga diharapkan berpartisipasi secara bijak dengan tetap menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan pilihan, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Dengan semangat persatuan yang digaungkan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Karawang berharap pelaksanaan Pilkades Serentak secara digital pada 22 November 2026 dapat berjalan sesuai dengan ketentuan, sekaligus menjadi momentum penguatan demokrasi di tingkat desa.
Pilkades bukan semata-mata tentang persaingan memperoleh dukungan, melainkan juga tentang tanggung jawab bersama dalam menentukan kepemimpinan desa dan menjaga keberlanjutan pembangunan.
Melalui Deklarasi Damai ini, seluruh pihak diharapkan dapat membuktikan bahwa perbedaan pilihan politik tidak harus melahirkan perpecahan. Sebaliknya, demokrasi harus menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, kedewasaan berdemokrasi, dan semangat membangun Kabupaten Karawang yang lebih baik.
Penulis : Arief Rachman
