Perkuat Ketahanan Air Bersih, Maslani Hadiri Serah Terima 26 Titik Penampungan Air di Karawang

Header Menu


Perkuat Ketahanan Air Bersih, Maslani Hadiri Serah Terima 26 Titik Penampungan Air di Karawang

28 Okt 2026

KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang terus mendorong penguatan akses air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak kekeringan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan tanggap darurat kekeringan berupa 26 titik penampungan air berkapasitas masing-masing 5.000 liter, disertai dukungan distribusi air bersih sebanyak 1.119.000 liter.


Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, mewakili Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., menghadiri seremoni serah terima bantuan tersebut di Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Senin (26/10/2026).


Program bantuan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak kekeringan, terutama ketika ketersediaan air bersih mengalami penurunan.


Sebanyak 26 titik penampungan air yang disediakan diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air bersih secara lebih mudah. Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan mendukung kelancaran distribusi air, khususnya bagi warga di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air selama musim kemarau.


Microsoft Dukung Penanganan Kekeringan di Karawang


Direktur Eksekutif Yayasan Rumah Energi, Manda, menjelaskan bahwa Yayasan Rumah Energi ditunjuk langsung oleh Microsoft untuk mendukung penanganan kekeringan di wilayah Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi.


Khusus di Kabupaten Karawang, pelaksanaan program dilakukan dalam dua tahap. Sebanyak 16 titik penampungan air direalisasikan pada September 2026, kemudian ditambah 10 titik pada Oktober 2026. Dengan demikian, total penampungan air yang disediakan di Kabupaten Karawang mencapai 26 titik.


Selain penyediaan fasilitas penampungan, program tersebut juga didukung distribusi air sebanyak 1.119.000 liter untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.


Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan kekeringan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak pendukung program, sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat secara langsung dari fasilitas yang telah disediakan.


Maslani Tekankan Pentingnya Solusi Berkelanjutan


Wakil Bupati Karawang H. Maslani menegaskan bahwa penanganan kekeringan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan darurat. Menurutnya, diperlukan langkah berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam memperoleh akses air bersih, terutama ketika menghadapi kondisi kekeringan yang berulang.


"Pemerintah Kabupaten Karawang menyadari bahwa penanganan kekeringan tidak boleh berhenti sebatas respons darurat saja. Ke depan, kita perlu memperkuat ketahanan jangka panjang agar masyarakat memiliki akses air bersih yang lebih baik dan kesiapan yang lebih kuat dalam menghadapi kondisi kekeringan," ujar H. Maslani.


Ia menilai, ketersediaan sarana penampungan air perlu diimbangi dengan pengelolaan yang baik, distribusi yang efektif, serta koordinasi antarpihak agar bantuan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.


Karena itu, Maslani berharap seluruh fasilitas penampungan air yang telah disediakan dapat dimanfaatkan dan dikelola secara optimal. Dengan pengelolaan yang tepat, distribusi air diharapkan berjalan lebih efektif, kendala teknis di lapangan dapat diminimalkan, dan masyarakat lebih mudah memperoleh air bersih.


Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Ketahanan Air


Program bantuan penampungan dan distribusi air ini menjadi salah satu bentuk dukungan dalam menghadapi persoalan kekeringan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.


Ketersediaan air bersih tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berhubungan erat dengan kesehatan masyarakat, sanitasi, dan keberlangsungan aktivitas sehari-hari.


Oleh karena itu, keberadaan 26 titik penampungan air berkapasitas masing-masing 5.000 liter diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam menjaga ketersediaan air saat pasokan mengalami keterbatasan.


Ke depan, penguatan ketahanan air memerlukan kesinambungan program, pemeliharaan sarana, pengelolaan distribusi, serta sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan mitra pendukung.


Melalui kolaborasi tersebut, upaya penanganan kekeringan di Kabupaten Karawang diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan mendesak, tetapi juga menjadi bagian dari langkah memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko kekeringan pada masa mendatang.


Pemerintah Kabupaten Karawang berharap fasilitas yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih.


Penulis : Arief Rachman