BEKASI — Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bekasi mencatat total pendapatan sebesar Rp3.206.935.309 pada Jumat, 2 Oktober 2026. Capaian tersebut berasal dari sejumlah komponen penerimaan pajak dan pendapatan daerah melalui layanan Samsat Kabupaten Bekasi.
Dari total tersebut, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tercatat sebesar Rp1.960.632.800. Kontribusi terbesar berasal dari Samsat Induk dengan penerimaan Rp1.528.343.800.
Sementara itu, penerimaan dari sejumlah unit layanan juga turut menopang capaian PKB. Outlet Tambun mencatat Rp189.418.600, Samsat Gendong Rp87.222.600, Outlet Cibarusah Rp74.391.500, Outlet Babelan Rp51.514.000, Samsat MPP Rp16.344.700, serta layanan AEON Deltamas sebesar Rp13.397.600.
Pada periode tersebut, penerimaan dari Samsat Keliling tercatat nihil.
Selain PKB, penerimaan cukup besar juga berasal dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang mencapai Rp875.244.900.
Komponen penerimaan lainnya berasal dari Pajak Air Permukaan sebesar Rp371.057.600. Adapun Pajak Alat Berat, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Retribusi dan Pendapatan Lain tercatat masing-masing Rp0.
Dalam laporan yang sama, tercatat Opsen Kabupaten sebesar Rp1.122.204.000.
Sebagai bagian dari upaya optimalisasi pendapatan daerah, Samsat Kabupaten Bekasi juga melaksanakan kegiatan identifikasi dan penelusuran kendaraan bermotor.
Untuk operasi khusus di perusahaan, pada Jumat tersebut tercatat belum ada kegiatan. Sementara melalui kegiatan penelusuran mandiri Panah Pasopati, petugas mengidentifikasi sebanyak 290 kendaraan bermotor (KBM).
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Samsat dalam memperkuat kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan sekaligus mengoptimalkan potensi penerimaan daerah.
Samsat Kabupaten Bekasi mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.
Pembayaran pajak kendaraan tidak hanya menjadi kewajiban administrasi pemilik kendaraan, tetapi juga berkontribusi terhadap pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Jawa Barat.
Samsat Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membayar pajak kendaraan tepat waktu serta mengajak seluruh wajib pajak untuk terus berkolaborasi mendukung optimalisasi pendapatan daerah demi mewujudkan Jawa Barat Istimewa.
Penulis : Arief Rachman
