Satlinmas Karawang Perkuat Sinergi dengan Polri dan TNI, Siap Dukung Pengamanan Pilkades di 67 Desa

Header Menu


Satlinmas Karawang Perkuat Sinergi dengan Polri dan TNI, Siap Dukung Pengamanan Pilkades di 67 Desa

1 Okt 2026

KARAWANG — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi Polresta Karawang di Aula Hotel Grand Pangestu, Kecamatan Klari, Selasa, 30 September 2026.


Kegiatan tersebut menghadirkan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Klari, Purwasari dan Cikampek. FGD menjadi ruang penguatan koordinasi sekaligus penyamaan strategi dalam mendukung pengamanan swakarsa di tengah masyarakat.


Kabid SDA dan Linmas Satpol PP Kabupaten Karawang, Iki Mustika Nagari, S.T., M.M., hadir sebagai salah satu pemateri. Selain itu, kegiatan juga menghadirkan Dosen Fakultas Pendidikan Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Saprialman, S.Pd.I., M.Pd., sebagai narasumber sekaligus motivator, serta dr. Syah Putra Sakyrianto dari Dokkes Polresta Karawang.


Sementara itu, Kasat Binmas Polresta Karawang AKP A. Yadi Supriadi, S.H. bertindak selaku Ketua Panitia FGD.


Forum tersebut diarahkan untuk memperkuat sinergi operasional, meningkatkan kompetensi teknis, serta menyelaraskan strategi pengamanan swakarsa sebagai bagian dari upaya memperkuat peran mitra Polri dalam menjaga kamtibmas di lingkungan masyarakat.


Dalam pemaparannya, Iki Mustika Nagari menegaskan kesiapan Satlinmas untuk terus hadir di tengah masyarakat dan membangun kolaborasi bersama unsur TNI dan Polri, khususnya Bhabinkamtibmas serta Babinsa.


Menurutnya, Satlinmas memiliki posisi strategis sebagai salah satu unsur masyarakat yang dapat membantu menjaga keamanan lingkungan melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk sistem keamanan lingkungan atau siskamling.


“Satlinmas siap hadir dan bersinergi dengan masyarakat sebagai mitra di lapangan bersama Bhabinkamtibmas Polri dan Babinsa TNI,” ujar Iki.


Ia menambahkan, keberadaan Linmas sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan siskamling perlu terus diperkuat. Selain menjaga lingkungan, Satlinmas juga siap berpartisipasi dalam kegiatan patroli bersama sesuai dengan tugas dan kewenangannya.


Menurut Iki, keberadaan siskamling yang aktif dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan perlu terus didorong.


Ia juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali budaya “Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam” sebagai bagian dari kewaspadaan dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar.


“Dengan aktifnya siskamling, diharapkan suasana kondusif dapat tercipta di setiap wilayah. Jargon ‘Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam’ juga harus dieksiskan kembali sebagai bagian dari kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan,” katanya.


Iki menegaskan, Satlinmas akan terus menjalankan tugas dengan mengedepankan profesionalisme, kepedulian dan semangat pengabdian kepada masyarakat.


“Satlinmas selalu bekerja sepenuh hati dan profesional dalam membantu menjaga kamtibmas, terutama pada momentum-momentum yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban,” tuturnya.


Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 67 desa yang tersebar di 25 kecamatan di Kabupaten Karawang. Momentum tersebut membutuhkan kesiapan seluruh unsur terkait, termasuk pemerintah daerah, TNI-Polri, Satlinmas dan masyarakat.


Sinergi lintas unsur, lanjutnya, menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif.


Melalui FGD tersebut, Satpol PP Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas dan koordinasi Satlinmas sebagai bagian dari unsur pendukung keamanan di tingkat lingkungan.


Kolaborasi antara Satlinmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, FKPM dan masyarakat diharapkan mampu membangun sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.


Penguatan kemitraan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, tertib dan kondusif melalui pendekatan kolaboratif antara aparat keamanan dan masyarakat.


Penulis : Arief Rachman