KABUPATEN BEKASI — Kantor Bersama Samsat Kabupaten Bekasi mencatat total pendapatan sebesar Rp4.392.500.600 pada Senin (2/11/2026). Capaian tersebut berasal dari sejumlah komponen penerimaan pajak daerah, dengan kontribusi terbesar dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Berdasarkan pembaruan data pendapatan Samsat Kabupaten Bekasi, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor mencapai Rp2.785.640.000. Sementara itu, penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tercatat sebesar Rp1.605.409.300 dan Pajak Air Permukaan sebesar Rp1.451.300.
Dari sektor pelayanan PKB, Samsat Induk menjadi penyumbang penerimaan terbesar dengan nilai Rp1.964.443.100.
Adapun penerimaan dari titik pelayanan lainnya meliputi Outlet Tambun sebesar Rp252.417.000, Samsat Gendong Rp171.136.000, Outlet Cibarusah Rp121.669.200, Outlet Babelan Rp103.539.400, Samsat Keliling Rp91.855.000, serta Samsat Mal Pelayanan Publik (MPP) sebesar Rp80.580.300.
Sementara itu, penerimaan melalui layanan AEON Deltamas tercatat nihil pada periode tersebut.
Selain penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor, data Samsat Kabupaten Bekasi juga mencatat Opsen Kabupaten sebesar Rp1.721.755.000.
Untuk komponen lainnya, Pajak Alat Berat, Pajak Bahan Bakar Kendaraan, serta Retribusi dan Pendapatan Lain masing-masing tercatat nihil.
IDENTIFIKASI 141 KENDARAAN BERMOTOR
Tidak hanya berfokus pada penerimaan pajak, Samsat Kabupaten Bekasi juga melakukan langkah strategis untuk mengoptimalkan pendapatan daerah melalui kegiatan identifikasi dan penelusuran kendaraan bermotor.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Penelusuran Mandiri PANAH PASOPATI. Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 141 kendaraan bermotor berhasil masuk dalam pendataan atau identifikasi.
Selain itu, Samsat Kabupaten Bekasi mencantumkan Operasi Khusus di Perusahaan sebagai salah satu bentuk kegiatan identifikasi dalam upaya mendukung optimalisasi penerimaan daerah. Namun, tidak terdapat jumlah kendaraan yang dilaporkan untuk kegiatan tersebut dalam pembaruan data kali ini.
Kegiatan identifikasi dan penelusuran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat basis data kendaraan bermotor, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, serta mendorong optimalisasi penerimaan pajak daerah.
APRESIASI KEPADA WAJIB PAJAK
Samsat Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.
Kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dinilai menjadi salah satu bentuk partisipasi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Barat.
Melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan pendataan, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan, optimalisasi pendapatan daerah diharapkan dapat terus ditingkatkan.
Samsat Kabupaten Bekasi mengajak seluruh masyarakat untuk semakin sadar dan taat terhadap kewajiban perpajakan kendaraan bermotor.
Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pajak Dibayar, Pembangunan Didukung. Bersama Wujudkan Jawa Barat Istimewa.
Penulis : Arief Rachman
